Artidjo Memang Istimewa

Indonesia dinilai mengalami krisis integritas institusional dan personal dalam penegakan hukum.

Artidjo Memang Istimewa
KOMPAS/YUNIADHI AGUNG
Artidjo Alkostar 

SERAMBIUMMAH.CO.ID — Indonesia dinilai mengalami krisis integritas institusional dan personal dalam penegakan hukum. Kehadiran Hakim Agung Artidjo Alkostar, Ketua Kamar Pidana Mahkamah Agung, dianggap memberikan secercah harapan di tengah keputusasaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum.

Hal itu disampaikan oleh mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD

"Pak Artidjo berhasil mempertemukan kebutuhan hati nurani, logika hukum, dan public common sense, rasa keadilan masyarakat. Beliau berjalan dengan itu tanpa pandang bulu," kata Mahfud.

Ketua Ikatan Keluarga Alumni Universitas Islam Indonesia itu mengatakan, dirinya mengenal Artidjo sejak 35 tahun lalu saat dirinya masih menjadi mahasiswa Artidjo. Menurut Mahfud, Artidjo adalah orang yang kerap berteman dengan orang-orang lemah yang tak bersuara.

"Kami bukan mau mendewa-dewakan Pak Artidjo, tapi beliau memang istimewa bagi kami," kata mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat itu.

Sementara itu, Ketua Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq mengatakan, masyarakat kerap memandang miring penegakan hukum di Indonesia. Tragedi-tragedi hukum, kata dia, kerap dipertontonkan di depan publik.

Meski demikian, menurutnya, gebrakan yang dilakukan Artidjo melalui putusan-putusannya memberikan kembali harapan masyarakat. Dia pun meyakini bahwa masyarakat terus berharap adanya perbaikan penegakan hukum.

"Mereka selalu merindukan sosok-sosok langka seperti Pak Artidjo dalam penegakan hukum. Indikasinya apa? KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) dan Komisi Yudisial mendapat dukungan luas dari masyarakat," ucapnya.

Rizieq berharap sosok seperti Artidjo didorong dan dibantu agar memiliki posisi yang lebih tinggi. "Kita dorong agar dia bisa mendidik bawahannya dan melahirkan Artidjo-Artidjo lainnya," pungkasnya.

Editor: Edinayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved