Krisis Nigeria Dimanfaatkan Militer untuk Menargetkan Pembunuhan Muslim

Dalam pernyataan keras yang diterbitkan Senin lalu, kelompok ini menuduh militer sengaja mengeksploitasi keadaan

Krisis Nigeria Dimanfaatkan Militer untuk Menargetkan Pembunuhan Muslim
net

SERAMBI UMMAH.CO.ID - SEBUAH kelompok payung berpengaruh dari Muslim Nigeria menuduh militer negara melakukan pembunuhan yang menargetkan Muslim di berbagai belahan wilayah utara yang bergolak dengan dalih memerangi terorisme.

“Militer menargetkan Muslim dengan pembunuhan di luar hukum, khususnya di utara,” ujar Khalid Aliyu, juru bicara Jama’atu Nasril Islam (JNI) Nigeria kepada Anadolu Agency pada hari Selasa kemarin (8/4/2014).

“Kami telah berulang kali menarik perhatian pihak yang berwenang untuk mencegah terjadinya pembunuhan di luar hukum, tapi tak seorang pun tampaknya peduli,” ungkapnya. “Serentetan pembunuhan di luar hukum terhadap warga Muslim sudah sangat mengkhawatirkan.”

Dalam pernyataan keras yang diterbitkan Senin lalu, kelompok ini menuduh militer sengaja mengeksploitasi keadaan yang sedang berlangsung darurat di tiga negara bagian utara untuk membunuh Muslim yang tidak bersalah.

“Dimensi pembunuhan di luar hukum terhadap Muslim oleh militer dilakukan atas kecurigaan yang tidak masuk akal. Dan dengan jelas hal ini menggambarkan bahwa umat Islam telah menjadi spesies yang terancam punah karena mengalami pembunuhan tanpa pandang bulu dengan kedok memerangi terorisme,” kata pernyataan itu menambahkan.

JNI adalah organisasi payung Muslim utama yang mencakup seluruh wilayah Nigeria utara.

Organisasi Islam ini dipimpin oleh Sultan Sokoto Alhaji Abubakar Sa’ad III, yang dianggap sebagai pemimpin umat Islam di negara itu.

Editor: Halmien
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved