Breaking News:

Edisi Cetak

Menggerakan Jari Telunjuk

APAKAH jari telunjuk, ketika tasyahud dalam salat harus digerakkan?

Editor: Dheny
BPOST GROUP

Diasuh: Gusti Makmur

APAKAH jari telunjuk, ketika tasyahud dalam salat harus digerakkan?
Pengirim: 085651236xxx

PEMBAHASAN menggerakkan telunjuk ketika tasyahud, adalah masalah khilafiyah. Hadis yang menjelaskan tentang keadaan jari telunjuk ketika tasyahud, ada tiga macam:

1. Ada yang menjelaskan, bahwa jari telunjuk tidak digerakkan sama sekali.
2. Ada yang menjelaskan, bahwa jari telunjuk digerak-gerakkan
3. Ada yang menjelaskan, bahwa jari telunjuk sekadar diisyaratkan (menelunjuk) dan tidak dijelaskan; apakah digerak-gerakkan atau tidak.

Syeikh Musthafa Al ‘Adawi, seorang ulama dari Mesir dalam kitab Syarah ‘Ilalil Hadits mengatakan, hadis yang membicarakan isyarat dengan telunjuk ketika tasyahud diriwayatkan dalam beberapa kitab. Sumbernya adalah dari ‘Ashim bin Kulaib, dari ayahnya.

Dari Wail bin Hujr, ia berkata: … Rasulullah menggenggam dua jarinya dan membuat lingkaran. Aku melihatnya berkata seperti itu. Yaitu beliau membentuk lingkaran dengan jari jempol dan jari tengah (menurut salah satu riwayat). Lalu beliau berisyarat dengan jari telunjuk.

Adapun hadis dengan lafazh, “Kemudian beliau mengangkat jarinya, maka aku melihat beliau menggerak-gerakkan jarinya lantas beliau berdoa dengannya.” Riwayat hadis dari Zaidah bin Qudamah ini, beliau hanya sendiri dalam meriwayatkannya.

Imam Al Baihaqi berkata, “Boleh jadi yang dimaksud yuharrikuha (menggerak-gerakkan jari) adalah hanya berisyarat dengannya, bukan yang dimaksud menggerak-gerakkan jari. Sehingga jika dimaknai seperti ini, jadi singkronlah dengan hadits riwayat Ibnu Az Zubair yang dikeluarkan oleh Imam Muslim hanya menyebutkan, bahwa Nabi SAW berisyarat saja dan tidak disebutkan menggerak-gerakkan jari.

Sumber: Serambi Ummah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved