Festival Teluk Jailolo

Festival Teluk Jailolo merupakan sebuah pesta budaya dan pariwisata yang secara rutin diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten

Festival Teluk Jailolo
KOMPAS IMAGES / VITALIS YOGI TRISNA
Tarian Dabi-dabi pada upacara Orom Sasadu di Desa Gamtala, Halmahera Barat, Kamis (16/5/2013). Orom Sasadu merupakan upacara adat khas Halmahera Barat yang dilakukan sebagai tanda syukur atas hasil panen. 

SERAMBIUMMAH.CO.ID - Festival Teluk Jailolo merupakan sebuah pesta budaya dan pariwisata yang secara rutin diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara. Tujuannya adalah untuk mempromosikan potensi pariwisata, kekayaan alam, budaya, juga bisnis di wilayah Kabupaten Halmahera Barat. Festival yang telah memasuki tahun keenam ini akan berlangsung 29-31 Mei 2014.

Festival Teluk Jailolo 2014 bertemakan Culture, People, Nature of West Halmahera. Dengan promotion tagline #JelajahiJailolo.

Adapun beberapa rangkaian acara yang menjadi highlight Festival Teluk Jailolo 2014.

1. Sigofi Ngolo

Sebagai penanda pembuka Festival Teluk Jailolo. Iring-iringan kapal dengan hiasan yang ramai, serta musik perkusi akan bergerak sejak pagi hari dari Teluk Jailolo menuju Pulau Babua yang dianggap keramat.

Ritual Sigofi Ngolo sering pula disebut sebagai ritual bersih laut, namun bukan membersihkan laut dari sampah. Mereka membersihkan laut dari segala niat buruk, meminta izin alam untuk memulai perayaan dengan niat yang tulus.

2. Horom Sasadu

Horom toma sasadu berasal dari istilah horom artinya makan; toma berarti di; dan sasadu artinya rumah adat. Sasadu berdiri di atas beberapa tiang kayu, tanpa dinding, dan beratapkan daun sagu. Dalam setahun, makan adat digelar dua kali yang biasanya diadakan pada bulan Maret dan Juni. Tapi tak perlu masa tanam dan masa panen. Karena pada Festival Teluk Jailolo semua peserta tetap akan bisa menikmati makan adat yang mengajarkan akan rasa syukur ini.

3. Gelar Makanan Tradisional Maluku Utara

Pada perayaan tahun lalu, acara ini merupakan yang menjadi primadona. Berbagai masakan asli Maluku Utara akan dihidangkan bagi para pengunjung. Mulai dari hidangan pembuka hingga hidangan penutup. Bahkan akan juga disajikan makanan-makanan yang khas suku adat asli Halmahera Barat.

Halaman
12
Editor: Edinayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved