Ketika Ajal Menjelang

bertanya pada diri kita sendiri, apa yang terjadi pada kita di malam pertama ketika kita meninggal

Ketika Ajal Menjelang
ELVIS BARUKCIC / AFP
Seorang perempuan Muslim Bosnia yang selamat dari pembantaian Srebrenica 1995, meratapi peti mati yang berisi sisa jasad kerabatnya yang tewas dalam tragedi kemanusiaan terburuk di Eropa pasca-Perang Dunia II. 

SERAMBI UMMAH.COM - Pernahkan kita berhenti sejenak, dan bertanya pada diri kita sendiri, apa yang terjadi pada kita di malam pertama ketika kita meninggal?

Apa yang telah kita persiapkan untuk kematian—sesuatu yang pasti datang kepada kita? Apakah kita akan berada di tempat yang baik ataukah di tempat yang buruk? Seberapa sering kita mengingat mati? Pikirkanlah sejenak, saat dimana tubuh kita dimandikan dan akan segera dikuburkan.

Pernahkah kita memikirkan saat dimana orang-orang membawa tubuh kita ke pekuburan? Dan ketika semua keluarga kita menangis.

Pernahkah kita memikirkan saat tubuh kita diletakkan di dalam liang lahat? Semuanya gelap, dan hanya tanah dan tanah belaka.

Di saat itu, kita menyadari kita sendirian. Tak ada orang lain, dan semuanya begitu sempit. Tulang-tulang kita bahkan saling berdesakkan sendirinya.

Mungkin saat itu kita tengah menyesali semua perbuatan buruk kita di dunia. Kita mungkin baru menyesali akhlak kita terhadap orang tua kita, kita menyesali mengapa kita tidak mengenakan hijab. Tak ada uang. Tak ada perhiasan. Yang ada hanya semua perbuatan kita.

Dan ketika kita ditutup, mungkin kita ingin berteriak dan menyeru semua orang agar jangan pergi dari kuburan kita. Tapi kita tak bisa terdengar. Kita mendengar langkah kaki mereka menjauhi kita. Dan kemudian, di situlah kita berada, rumah masa depan kita yang pasti akan kita tempati.

Mengusap Kerudung Ketika Berwudhu

SERAMBI UMMAH.COM - Aurat wanita yang wajib ditutupi adalah seluruh anggota badan kecuali wajah dan telapak tangan menurut kesepakatan para ulama, namun terdapat perbedaan pendapat dalam menutup wajah dan telapak tangan. Hal ini otomatis mengharuskan wanita untuk senantiasa menggunakan hijabnya ketika berada ditempat umum. Lalu bagaimana ketika ingin berwudhu untuk shalat?

Sebagaimana kita ketahui bahwa mengusap kepala merupakan rukun wudhu, sehingga tidak sah wudhu jika tidak mengusap kepala. Hal ini bukan masalah bagi laki-laki, tetapi bagi wanita kadang hal ini merepotkan terutama ketika menggenakan kerudung dan sedang berada di tempat umum yang tidak mungkin untuk membuka auratnya.

Halaman
12
Tags
Dajal
Editor: Halmien
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved