Breaking News:

Edisi Cetak

MTQ Sarana Menyebarkan Siar Islam

FIRMAN Allah SWT: “... Kami turunkan kepadamu Alkitab (Alquran) untuk menjelaskan segala sesuatu...” (QS An Nahl: 89).

Editor: Sudi
MTQ Sarana Menyebarkan Siar Islam
H. Muhammad Tambrin

Oleh:  H Muhammad Tambrin
Kepala Kanwil  Kemenag Kalsel

FIRMAN Allah SWT: “... Kami turunkan kepadamu Alkitab (Alquran) untuk menjelaskan segala sesuatu...” (QS An Nahl: 89). “Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Alquran dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya” (QS Al Hijr: 9).

Pada dasarnya hukum membaca Alquran adalah sunat muakkad, baik bagi laki-laki maupun perempuan, berdasarkan Hadis Nabi SAW: Sebaik-baik kamu adalah orang yang belajar Alquran dan mengajarkannya” (HR Bukhari).

Dalam riwayat yang lain: “ Bacalah Alquran selama ia dapat mencegahmu dari perbuatan jahat, apabila ia tidak dapat lagi menahanmu dari perbuatan itu, berarti kamu belum benar-benar membacanya” (HR At-Thabrani).

MTQ adalah kepanjangan dari Musabaqah Tilawatil Quran. Artinya secara bebas, lomba membaca Alquran. Lomba seperti ini berlangsung saban tahun, diikuti para qari dan qariah dari seluruh Indonesia. Dan, ada seleksi mulai dari tingkat kabupaten, provinsi dan akhirnya tingkat nasional.

Kalau kita telusuri, ternyata kegiatan MTQ ada di Indonesia sejak 1940-an, yaitusejak berdirinya Jam’iyyatul Qurra wal Huffadz, sebuah institusi yang didirikan oleh Nahdlatul Ulama, ormas terbesar di Indonesia.

Sangat populer di tengah masyarakat, bahwa MTQ hanya melombakan seni membaca Alquran. Namun sebenarnya kalau didalami, ternyata yang dilombakan bukan hanya lagu, ada juga lomba cerdas cermat, MSQ atau Musabaqah Syarhil Quran, yaitu lomba memberi penjelasan pada ayat Alquran, bahkan termasuk lomba kaligrafi, dan lain sebagainya.

Ini harus dipahami bukan saja sebagai ajang kemampuan seni membaca Alquran dan kemampuan lain, tapi berdampak jauh lebih dari itu.  MTQ juga harus bisa mengubah peradaban, untuk menjawab tuduhan bahwa Islam selalu menyelesaikan masalah dengan kekerasan dan konflik.

Islam Indonesia harus bisa menunjukkan bahwa Alquran adalah solusi peradaban, bukan melalui pemaksaan pemahaman Alquran melalui kekerasan. Oleh karenannya, sudah seharusnya MTQ bisa mengubah peradaban Islam yang semakin maju dan berkembang baik.

MTQ merupakan momentum untuk menggali lebih dalam kandungan Alquran. Agama itu untuk orang-orang berakal. Alquran perlu diterjemahkan untuk menjawab permasalahan zaman saat ini, sehingga masyarakat muslim bisa memberikan solusi permasalahan keumatan yang ada.

Halaman
12
Sumber: Serambi Ummah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved