Edisi Cetak

Tutup Mulut Ketika Menguap

Menurut Ustadz Kamil, menguap merupakan suatu pemandangan yang kurang baik dan tidak menyenangkan

Tutup Mulut Ketika Menguap
NET
Ilustrasi

SERAMBIUMMAH.com - “JIKA seseorang di antara kamu menguap, maka tutuplah mulut dengan tangannya karena sesungguhnya syaitan masuk (ke dalam mulut yang terbuka).” (HR Muslim, Kitab az-Zuhud, 14/269, no. 5311)

Menurut Ustadz Kamil, menguap merupakan suatu pemandangan yang kurang baik dan tidak menyenangkan ketika menguap dengan keadaan mulut terbuka lebar, apalagi sampai mengeluarkan suara. Bahkan, terkadang keadaan seperti ini juga dinilai sebagai keadaan yang kurang beradab dan kurang sopan bagi sebagian orang.

Dari Abu Hurairah RA, dari Nabi SAW, beliau bersabda, “Sesungguhnya Allah menyukai bersin dan membenci menguap. Karenanya apabila salah seorang dari kalian bersin lalu dia memuji Allah, maka kewajiban atas setiap muslim yang mendengarnya untuk mentasymitnya (mengucapkan yarhamukallah).

Dikatakan Dosen IAIN Antasari Banjarmasin ini, ada pun menguap, maka dia tidaklah datang kecuali dari setan. Karenanya hendaklah menahan menguap semampunya. Jika dia sampai mengucapkan ‘haaah’, maka setan akan menertawainya.” (HR Bukhari dan Muslim)

Dari Abu Sa’id Al-Khudri RA, dia berkata, Rasulullah SAW bersabda, “Bila salah seorang dari kalian menguap maka hendaklah dia menahan mulutnya dengan tangannya karena sesungguhnya setan akan masuk.” (HR Muslim)

Adapun beberapa etika dan adab ketika menguap, di antaranya adalah:

1. Menjaga dan menahan mulut semaksimal mungkin untuk tidak terbuka. Hal ini sebagaimana sebuah hadis dari sahabat Abu Hurairah ra, Rasulullah SAW bersabda, “Jika salah seorang di antara kalian menguap maka tahanlah semaksimal mungkin (agar mulutnya tidak terbuka).” (HR al-Bukhari dan Muslim)

Hal ini karena mulut bukanlah organ yang disiapkan untuk menyaring udara seperti hidung. Jika mulut tetap dalam keadaan terbuka ketika menguap, maka akan masuk berbagai jenis mikroba dan debu bersamaan dengan masuknya udara ke dalam tubuh.

2. Jika tidak mampu untuk menahan mulut agar tidak terbuka, maka tutuplah dengan tangan. Nabi SAW bersabda, “Jika salah seorang dari kalian menguap maka tahanlah dengan meletakkan (menutupkan) tangannya ke mulutnya karena sesungguhnya syaithan bisa masuk (bila tidak ditutup).”(HR Muslim)

Menutup mulut dengan tangan merupakan salah satu adab ketika menguap di antaraya agar tidak terlihat pemandangan yang kurang sedap dari mulut orang yang menguap. Lalu, agar setan tidak menertawakannya.

3. Janganlah sampai bersuara aah..aah.. atau haah..haah.. atau yangsemisalnya.

Mengenai hal ini, Rasulullah SAW bersabda, “Jika salah seorang di antara kalian menguap maka tahanlah semaksimal mungkin dan janganlah bersuara haah haah.” (HR Abu Dawud  dan at-Tirmidzi) (muhammad elhami-kamardi)

Editor: Dheny
Sumber: Serambi Ummah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved