Breaking News:

Empat Bekal agar Hidup Tetap Islami

pernah terjadi seorang pelajar berusaha membunuh temannya hanya karena rebutan pacar, MasyaAllah

DOK BPOST GROUP
Anak-anak belajar mengaji. Mereka perlu dididik secara islami sejak dini. 

“Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.” (QS. Al Israa:36).

Ayat ini memberi petunjuk kepada manusia untuk mencari tahu dulu, mencari ilmu dulu, dan berfikir dulu sebelum melakukan suatu perbuatan karena semuanya akan dimintai pertanggungjawabannya kelak.

Kedua, menjadikan iman sebagai landasan. Artinya, dalam beraktivitas seorang Muslim harus meniatkannya untuk memperoleh ridho Allah Subhanahu Wata’ala.

Dengan niat yang demikian maka akan selamatlah manusia dari memperturutkan hawa nafsu dan cinta dunia. Karena niat yang benar ini akan menuntun manusia untuk berperilaku sesuai syariatNya. Dan dengan perilaku yang senantiasa diikatkan pada syariat Allah Subhanahu Wata’ala, seorang Muslim akan memperoleh kebahagiaan dunia dan akhirat.

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal sholeh mereka itulah sebaik-baik makhluk. Balasan mereka disisi Tuhan mereka adalah surga ‘And yang mengalir di bawahnya sungai-sungai mereka kekal di dalamnya selama-lamanya, Allah ridho terhadap mereka dan merekapun ridho kepadaNya, yang demikian itu adalah balasan bagi orang yang takut kepada TuhanNya.” (QS. Al Bayyinah [98]: 7-8)

Ketiga, pembiasaan. Langkah pertama dan kedua yang telah dibahas tadi harus dijadikan sebagai habits (kebiasaan). Kebiasaan untuk menuntut ilmu, dan mendasari amal dengan iman. Untuk membentuk habits ini dapat ditempuh dengan terus menerus belajar ilmu agama hingga Islam benar-benar menjadi landasan berfikiranya.

Kemudian melakukan repetition (pengulangan) dalam menjalani aktifitas yang baik tadi. Bila perilaku Islami sudah menjadi habits  maka tanpa komandopun insyaAllah akhlaq Islam itu akan terpancar dari pribadi Muslim.

Keempat, selanjutnya, usaha untuk berperilaku baik yang sesuai syariat Islam ini harus didukung oleh masyarakat dan Negara.

Keberadaan masyarakat yang peduli dengan anggota masyarakat lainnya akan menjadi kontrol berarti dalam mencegah tindak maksiat maupun amoral lainnya. Demikian pula sistem di negeri ini haruslah mendukung kebaikan dan menutup segala pintu maksiat. Bukan malah membuka kran untuk gaya hidup sekuleris, individualis, kapitalis, hedonis serta kebebasan yang tiada jelas batasannya. Dengan usaha yang demikian semoga perilaku mulia itu terpancar dari semua lapisan umat Islam dan menular kepada umat lainnya. Aamiin. Wallahua’lam.

Berita Populer
Editor: Halmien
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved