Breaking News:

Kombinasi Elemen Romawi dan Islam Tradisional

Masjid ini merupakan satu-satunya masjid yang terletak di Roma, Italia. Masjid Roma mampu menampung 2.500 jemaah.

Editor: Edinayanti
net
masjid roma 

SERAMBIUMMAH.COM - Masjid ini merupakan satu-satunya masjid yang terletak di Roma, Italia. Masjid Roma mampu menampung 2.500 jemaah. Kompleks masjid ini terdiri dari dua bagian, yaitu tempat salat yang berukuran 60 x 40 m dan tempat wudu.

Kubah utama terbuat dari timah, berdiameter lebih dari 20 m, dan dikelilingi 16 kubah kecil. Masjid ini juga dilengkapi dengan perpustakaan, ruang pertemuan dengan kapasitas 400 orang, dua buah rumah tinggal untuk imam serta para tamu, dan ruangan pameran.

Pusat Kebudayaan Islam dan Masjid Roma adalah salah satu masjid terbesar di Eropa dan dapat menampung 12.000 orang. Menjadi penting karena banyak umat Islam telah pindah ke Roma selama beberapa dekade terakhir. Masjid ini hanya satu-satunya di Roma, dan begitu indah. Selain menjadi tempat ibadah, juga lokasi yang menawarkan kegiatan budaya dan sosial seperti upacara pernikahan, jasa pemakaman, konvensi dan acara lainnya.

Plus, masjid dan Pusat Kebudayaan Islam ini telah menjadi tempat yang menghubungkan Muslim Syiah dan Sunni. Ini merupakan struktur yang sangat penting dan menonjol bagi umat Islam di seluruh Eropa.

Untuk sampai ke Masjid Roma, dari pusat kota, naik kereta api di luar Piazza del Popolo (Metro A dari Termini untuk Flaminio / Popolo) ke Sportivi Campo berhenti dan kembali ke kota, ke arah menara, yang kita dapat melihat dari tempat itu. Via Roma Hotel kita dapat menemukan kamar hotel di dekat Masjid Roma

Masjid ini didirikan oleh Pangeran Muhammad Hasan yang diasingkan dari Afghanistan dan istrinya, Putri Razia Begum. Dibiayai oleh Raja Faisal dari Arab Saudi dan dirancang oleh Paolo Portoghesi, Vittorio Gigliotti dan Sami Mousawi. Pembangunan Masjid memakan waktu lebih dari satu dekade untuk menyelesaikan dan lebih dari 20 tahun, dari saat tanah diperoleh. Bahkan, tanahnya disumbangkan oleh Dewan Kota Roma pada tahun 1974 tetapi konstruksi tidak dimulai sampai 1984. Masjid ini pertama kali dibuka pada tanggal 21 Juni 1995.

Sejak dibuka, Masjid telah menjadi liputan banyak berita , muncul dalam sejumlah besar publikasi internasional. Dalam satu artikel tertentu tentang Masjid, James Steele menulis bahwa Portoghesi arsitek Italia merasa bahwa tidak ada simbol lebih baik daripada pohon yang dapat digunakan untuk mengekspresikan keragaman yang melekat dalam kesatuan Islam, itulah sebabnya ia menerapkan kolom telapak tangan seperti pohon ke dalam desain masjid.

"Akar, batang, cabang dan daun pohon, seperti berbagai negara di mana Islam berlaku, semua berbeda, namun bekerja sama sebagai sebuah organisme lengkap." Masjid ini merupakan kombinasi indah elemen-elemen Romawi dan Islam tradisional, menyampaikan jantung Islam dalam cara yang indah.

Berita Populer
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved