Apa yang Dilakukan Usai Khatam Alquran

Berdoa setelah khatmul qur’an telah menjadi tradisi para salaf dan sebagian ahli fiqih, bukan hanya itu mereka mengumpulkan keluarga

Apa yang Dilakukan Usai Khatam Alquran

SERAMBI UMMAH.COM - Bismillah wal Hamdulillah wash Shalatu was Salamu ‘Ala Rasulillah wa ‘Ala Aaalihi wa Shahbihi wa man waalah, wa ba’d:
  
Berdoa setelah khatmul qur’an telah menjadi tradisi para salaf dan sebagian ahli fiqih, bukan hanya itu mereka mengumpulkan keluarga, lalu berdoa. Diriwayatkan secara shahih, sebagai berikut:

Dari Tsabit Al Bunani, dia berkata: “Dahulu Anas, jika dia mengkhatamkan Al Quran maka dia mengumpulkan anak-anaknya dan keluarganya, lalu dia berdoa untuk mereka.” (Lihat Sunan Ad Darimi No. 3517, Dishahihkan oleh Syaikh Husain Salim Asad Ad Darani dalam tahqiqnya terhadap As Sunan Ad Darimi, juga Syaikh Al Albani dalam Jaami’ Shahih Al Adzkar, 2/6)
  
Bukan hanya itu, sebagian ulama ada yang menganjurkan menghidangkan makanan sebagai ekspresi bahagia dan rasa syukur.
Berikut ini keterangan dari Imam Ibnu Hajar Al Haitami Rahimahullah:

Para sahabat kami (Syafi’iyah) menjelaskan tentang makanan yang dihidangkan ketika khatam Al Quran merupakan sunah, hal itu diqiyaskan dengan pesta-pesta yang disunahkan dengan menghimpun berbagai kebahagiaan dan menampakkan rasa syukur atas nikmat besar ini. Cukuplah itu menjadi dalil atas sunahnya apa yang disebutkan itu, dan aku tidak ketahui adanya khabar dan atsar khusus tentang itu, kecuali apa yang dinukil dari Umar Radhiallahu ‘Anhu bahwa Beliau ketika khatam  membaca Al Baqarah, Beliau menyembelih Unta. (Al Fatawa Al Fiqhiyah Al Kubra, 3/43)
  
Berdoa setelah khatam Al Quran juga dilakukan segolongan fuqaha, hanya saja, tidak ada riwayat shahih tentang  fadhilah khusus berdoa setelah khatam Al Quran. Juga tidak ada yang shahih tentang jenis doa apa setelah khatam Al Quran itu.
  
Syaikh Hamd bin Naashir bin ‘Utsman bin Ma’mar Al Hambali Rahimahullah menjelaskan, sebagai berikut:

Ada pun berdoa ketika khatam Al Quran, maka diriwayatkan dari Anas Radhiallahu ‘Anhu bahwa Beliau mengumpulkan keluarga dan anaknya, dia  berdoa ketika khatam Al Quran. Dan diriwayatkan dari sekelompok kaum salaf, dan ini merupakan  perkataan lebih dari satu ahli fiqih. Ada pun tentang spesifiknya doa, tidak ada yang shahih tentang doa khususnya, oleh karena itu sebagian ahli fiqih tidak menyunnahkannya, alasannya karena tidak ada sunah yang berasal dari Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. (‘Uddah Rasaail fi Masaail Al Fiqhiyah, Hal. 40)
  
Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baaz Rahimahullah mengatakan bahwa berdoa setelah khatam Al Quran adalah sunah, berikut ini keterangannya:

Itu bukan bid’ah, bahkan itu sunah yang disukai, hal itu dilakukan oleh para salaf, juga sebagian sahabat Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, bahwa setelah mengkhatamkan Al Quran mereka berdoa dengan doa-doa yang baik, sama saja apakah setelah khatam dalam shalat terawih atau selainnya, dan jika manusia mengkhatamkan Al Quran di waktu kapan pun, sama saja apakah di dalam shalat atau di luar shalat, dia mengharapkan doanya diijabah, maka ini merupakan perilaku salaf, dan itu diriwayatkan dari jamaah para sahabat, maka itu tidak apa-apa, bahkan diperintahkan syariat dan di dalamnya terdapat kebaikan yang banyak. Kita memohon kepada Allah semoga menerima doa kaum muslimin. (Fatawa Nur ‘Alad Darb, 10/13)

Kesimpulannya adalah:

1.    Berdoa setelah khatam Al Quran adalah boleh menurut sebagian ulama, bahkan sunah bagi ulama lainnya, dan telah dilakukan oleh para salaf sejak masa sahabat dan setelahnya.

2.    Tidak ada keterangan yang shahih tentang fadhilah berdoa setelah khatam Al Quran.

Sebagai contoh:

Barangsiapa yang shalat yaitu shalat fardhu maka dia memiliki doa yang mustajab, dan barang siapa yang mengkhatamkan Al Quran maka dia memiliki doa yang mustajab.

Halaman
1234
Editor: Halmien
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved