Tradisi Mangaik Mungkuih Memudar

Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno meminta masyarakat Kabupaten Pesisir Selatan untuk terus melestarikan tradisi dan budaya

Tradisi Mangaik Mungkuih Memudar
net
Mancing di sungai 

SERAMBIUMMAH.COM, PAINAN - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno meminta masyarakat Kabupaten Pesisir Selatan untuk terus melestarikan tradisi dan budaya "Mangaik Mungkuih" yang keberadaannya saat ini mulai memudar.

"Tradisi "Mangaik Mungkuih" akhir-akhir ini sudah mulai memudar seiring menghilangnya "Mungkuih" (sejenis ikan yang hidup di aliran sungai yang bersih) di sejumlah aliran sungai di provinsi ini, " kata gubernur di Painan, Sabtu (26/4).

Maka itu tradisi "mangaik" (menangkap) ikan kecil dengan memiliki rasa daging yang gurih itu perlu kembali digalakkan dengan memperlombakan menangkapnya. Ikan sungai tersebut juga sangat ramah lingkungan karena hidupnya di aliran sungai yang deras dan jernih sehingga membutuhkan tempat bersih.

Selain itu, cara menangkap ikan tersebut juga unik karena memancingnya tanpa menggunakan umpan dan alat pancing kawat, melainkan hanya menggunakan benang batang pisang di ujung joran.

"Cara unik inilah yang membuat kegiatan yang dinamakan "Mangaik Ikan Mungkuih" ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan berkunjung dalam rangka menyaksikannya ke Pesisir Selatan, " katanya.

Untuk mengenalkan tradisi tersebut kepada masyarakat luas maka dibutuhkan promosi dengan memasukkan perlombaan tersebut ke agenda rutin "Festival Langkisau" yang digelar setiap tahunnya oleh pemkab setempat.

Sementara itu, Wakil Bupati Pesisir Selatan Editiawarman mengatakan, pemkab setempat telah memasukkan kegiatan "Mangaik Ikan Mungkuih" dalam salahsatu kegiatan atau perlombaan pada pagelaran "Festival Langkisau".

Katanya, "Mangaik Ikan Mungkuih" merupakan tradisi turun temurun bagi masyarakat daerah itu, bahkan salahsatu mata pencaharian bagi masyarakat dalam kehidupan keluarganya.

Perlombaan "Mangaik Ikan Mungkuih" sudah berjalan sejak empat tahun terakhir dalam rangkaian pagelaran "Festival Langkisau" yang digelar di alur Sungai Pelangai Gadang, Kecamatan Ranah Pesisir, kabupaten setempat.

Pemkab setempat memusatkan perlombaan tradisional tersebut di aliran Sungai Pelangai Gadang karena selama ini "Mangaik Ikan Mungkuih" merupakan salahsatu mata pencaharian masyarakat setempat dalam memenuhi kebutuhan ekonomi keluarganya sehari hari.

Sedangkan peserta lomba memancing unik tersebut, selain masyarakat lokal (Pesisir Selatan) juga berasal dari berbagai daerah lain di Sumbar seperti Kabupaten Tanah Datar, Solok, Sawahlunto, Solok Selatan dan lainnya.(rol)

Editor: Sigit Rahmawan Abadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved