Breaking News:

Kekuatan Itu Datang di Pagi Hari

Kita datang selalu setelah bunyi bel masuk dan teman-teman sudah berada di tempat duduknya masing-masing

Editor: Halmien
Kekuatan Itu Datang di Pagi Hari
net
ilustrasi

Yaitu berada dalam perlindungan jaminann dan tanggungan Allah.

Imam Muslim menambahkan dalam riwayat lain, “Janganlah kamu melanggar perlindungan Allah. Barangsiapa melanggar perlindungan Allah niscaya Allah akan menyungkurkannya dalam api neraka

Akan disaksikan oleh malaikat

Kita berada pada janji Allah di setiap waktu shalat fajar dan ashar. Pada dua kesempatan itulah, diajukan laporan harian yang ditulis oleh malaikat kepada Allah.

“Malaikat siang dan malaikat malam datang dan pergi kepada kalian pada waktu malam. Mereka berkumpul di waktu shalat Subuh dan ashar, kemudian malaikat yang ada bersama kalian naik ke langit Allah bertanya kepada mereka (dan Allah Maha Tahu), “Bagaimana kalian tinggalkan hamba-hamba-Ku? Mereka menjawab, “Kami tinggalkan mereka sedang melakukan shalat. Dan kami datangi mereka sedang melakukan shalat.” (HR. Bukhari Muslim)

Ibnu Khuzaimah menambahkan dalam kitabnya,

“Sesungguhnya para malaikat berdoa, “Ya Allah ampunilah dia pada hari kemudian kelak.”

Rasulullah shallalahu alaihi wa sallam bersabda,

“Shalat berjamaah lebih utama dua puluh lima kali daripada shalat kamu sendirian. Malaikat malam dan malaikat siang berkumpul menghadiri shalat subuh.” (HR Bukhari)

Kemudian Abu Hurairah berkata, “Silakan kamu baca, “Sesungguhnya shalat subuh itu disaksikan oleh Malaikat (QS Al-Isra 78)”

Bagaimana jika malaikat berkata kami dapati mereka sedang tidur?

Shalat sunnat subuh lebih baik daripada dunia dan seisinya

Rasulullah shallalahu alaihi wa sallam bersabda,

“Dua rakaat subuh (summat subuh) lebih baik daripada dunia dan seisinya.” (HR Muslim)

Nabi tidak pernah menjaga sesuatu dari amalan-amalan seketat beliau menjaga dua ruakaat sunnat subuh.”

Ibnu Hajar Al-Aqalaani berkata dalam Fahtul Baari,

“Rasulullah tidak pernah mengerjakan shalat sunnat rawatib sebelum maupun sesusdah shalat disaat safar kecuali shalat sunnat subuh.

Rasulullah shallalahu alaihi wa sallam bersabda,

“Janganlah kalian tinggalkan dua rakaat shalat sunnah Subuh meskipun kalian berada di punggung kuda.” (HR Abu Dawud dan Ahmad)

Subhanallah setiap satu kali melakukan shalat dua rakaat sunah subuh bagaimana jika dilakukan setiap hari? Oleh sebab itu apabila beliau terluput mengerjakannya sebelum shalat beliau akan mengerjakannya sesudah shalat subuh. Semua itu karena pengagungan terhadap shalat nafilah ini. Begitu besar pahalanya bagaimana dengan shalat fardhu subuh?

Saat peperangan dengan Persia, Anas bin Malik ikut serta perang, dan beliau menangis terlupa shalat subuh dalam sekali seumur hidupnya. Beliau menangis, sambil berkata Apa gerangan Tustar (kota Persia)? Sungguh telah lepas dariku shalat subuh aku tak ingin sekiranya aku memiliki dunia seisinya dengan meningalkan shalat subuh!

Saudaraku, jika anda mempunyai janji dengan seorang pengusaha mau di beri uang satu milyar, syaratnya saat shalat subuh ketemu di Masjid, apakah anda terlambat menemuinya? Padahal Allah yang akan memberikan pahala lebih baik dari dunia dan seisinya, jika shalat sunnah apakah masih kita tidak percaya?

Mengapa kita justru sedih tidak masuk kerja, tidak sedih meninggalkan shalat subuh berjamaah? Padahal dua rakat saja hanya beberapa menit dapat pahala lebih baik dari isi dunia? Dibandingkan kerja sampai sebulan, hanya mendapatkan beberapa juta? Astagfirullah.

Di masukkan dalam kelompok abraar dan golongan delegasi ar-Rahman

Rasulullah shallalahu alaihi wa sallam bersabda,

“Barangsiapa berwudhu di rumahnya lantas mendatangi masjid dan mengerjakan shalat dua rakaat sebelum subuh kemudian duduk hingga ia mengerjakan shalat subuh kemudian keluar dari masjid maka shalatnya pada hari itu ditulis dalam golongan shalat kaum abaar dan akan ditulis dalam golongan delegasi Ar-Rahman.” (HR. Ath-Thabrani)

Allah telah berfirman tentang kaum abraar,

“Orang-orang shalih pasti masuk ke dalam surga Na’im. Penghuni surga Na’im duduk di atas sofa-sofa seraya melihat-lihat pemandangan sekelilingnya. Wahai Muhammad, engkau melihat pada wajah mereka tampak cahaya cerah penuh kesenangan. (QS. Al-Muthafifin 22-24)

Ibnu Katsir berkata dalam tafsirnya, “Delegasi ar-Rahman adalah orang-orang yang akan dibangkitkan pada hari kiamat dengan mengendai kendaraan dari cahaya.

Mendapatkan keutamaan shalat sepanjang malam

Rasulullah shallalahu alaihi wa sallam bersabda,

“Barangsiapa mengerjakan shalat Isya berjamaah seolah-olah ia mengerjakan shalat separuh malam. Dan barangsiapa shalat subuh berjamaah seolah-olah ia mengerjakan shalat semalam penuh.” (HR Muslim)

Generasi yang berhak menyambut Nabi Isa Al-Masih adalah generasi yang menjaga shalat Subuh

Nabi shallalahu alaihi wa sallam bersabda,

“Dan mayoritas mereka berada di Baitul Maqdis (yaitu mayoritas kaum mukmin kala itu berada di Baitul Maqdis). Imam mereka adalah seorang laki-laki yang shalih. Ketika imam mereka maju untuk mengimami mereka shalat subuh tiba-tiba turunlah kepada mereka Isa bin Maryam pada waktu subuh itu, lantas imam merekapun mundur ke belakang dengan perlahan agar nabi Isa maju ke depan mengimami shalat. Namun Nabi Isa menahannya dengan tangannya di antra kedua pundaknya sembari berkata “Majulah, imamilah shalat, karena shalat ini ditegakkan untukmu. Maka imam mereka itulah yang mengimami shalat mereka.” (HR Ibnu Majah)

Pertolongan dan kemenangan umat Islam berada di tangan orang-orang yang mengerjakan shalat subuh

Salah seorang pemimpin Yahudi berkata, “Kalian tidak akan bisa mengalahkan kami hingga jumlah kaum muslimin yang mengerjakan shalat subuh sama seperti jumlah mereka saat mengerjakan shalat jumat

Shalahuddin Al-Ayyubi, mendidik pasukannya untuk mengerjakan shalat khususnya shalat malam dan shalat subuh. Setiap kali melewati suatu kaum yang sedang shalat beliau berkata, “Dari sinilah turun pertolongan.” Setiap kali melewati kaum yang tidur beliau berkata, “Inilah faktor penyebab kekalahan!”

Manakala seorang hamba menolong Allah, yaitu dengan melaksanakan apa yang diperintahkan-Nya dan menjauhi apa yang dilarang-Nya, maka kemenangan merupakan jaminannya

“Sungguh Allah pasti menolong siapa saja yang membela agama-Nya. Sungguh Allah Mahakuat lagi Mahaperkasa menghancurkan kezhaliman.” (QS. Al-Hajj: 40)

Kebiasaan Ibnu Taimiyah adalah duduk berdzikir setelah shalat subuh. Muridnya, Ibnu Qoyyim menceritakan hal ini, “Suatu kali saya mendatangi Syaikh Islam Ibnu Taimiyah setelah shalat subuh. Ia duduk berdzikir sampai matahari mulai meninggi, setelah itu ia memandangku dan berkata. “Ini sarapanku, apabila aku tidak sarapan (membaca dzikir) niscaya hilang kekuatanku”

Ibnu Taimiyah mungkin tidak pernah menganggap bahwa dzikirnya setelh subuh adalah beban atau pekerjaan yang menyita waktu yang akan menghalanginya menunaikan kesibukan-kesibukkan yang lain. Sebab dzikir itu, baginya adalah sebuah kebutuhan, sumber kekuatan, penambah energi dan pencerah jita yang mesti dipenuhi guna meringankan beban-beban hidupnya yang lain.

Meraih pahala yang besar

Diriwayatkan dari Jabir bin Samurah ra, ia berkata,

“Bahwasanya setiap kali Nabi Muhammad saw selesai shalat fajar, beliau duduk ditempatnya hingga matahari terbit dengan terang.” (HR Muslim)

Rasulullah shallalahu alaihi wa sallam bersabda,

“Barangsiapa yang ikut shalat subuh berjamaah di masjid, lalu duduk berdzikir mengingat Allah sampai matahari terbit, lantas mengerjakan shalat dua rakaat, maka baginya pahala bagaikan orang yang menunaikan ibadah.

Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved