Edisi Cetak

Mengawah Cerminkan Semangat Kebersamaan

MENANAK nasi dalam wajah besar dengan bahan bakar kayu dan dilakukan secara bersama-sama

Mengawah Cerminkan Semangat Kebersamaan
BPost Group
Tradisi mengawah yang masih bertahan di Kalsel 

Kenapa demikian? Ini dikarenakan ketika mengawah biasanya selain mengerjakannya tanpa ada bayaran, kadang-kadang bahannya juga dari urunan.

“Kalau untuk aruh bersama ada yang menyumbang beras, mencari kayu dan manungkih kayu bersama-sama serta juga ada yang memberi bahan-bahan lainnya. Jadi benar-benar murni gotong royong,” katanya.

Prosesnya sendiri bisa diawali beberapa hari sebelum hari H acara, baik laki-laki dan perempuan ikut berbaur untuk melakukan pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan.

Ada yang bertugas menyiapkan peralatan, mencari kayu bakar, membuat tempat untuk mengawah sampai pada proses memasaknya.

“Yang dimasak dalam tradisi mengawah ini macam-macam, bisa sayur seperti gangan humbut atau juga nasi,” ujarnya.

Dengan melihat dari manfaat yang bisa ditimbulkan dari tradisi mengawah ini maka dirinya berharap supaya tradisi semacam ini bisa terus berlanjut. Jangan sampai malah hilang karena perkembangan zaman. (dony usman-elpian)

Editor: Dheny
Sumber: Serambi Ummah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved