Edisi Cetak

Syariat Islam di Brunei Darussalam

Kita mengucapkan selamat kepada Pemerintah Brunai Darusallam yang menerap hukum syariat Islam, tanpa harus menunggu berdirinya khilafah

Selamat Untuk Pemerintah Brunei

Kita mengucapkan selamat kepada Pemerintah Brunai Darusallam yang menerap hukum syariat Islam, tanpa harus menunggu berdirinya khilafah yang selalu diwacanakn. Kita memang tidak tahu pasti kapan pastinya berdiri khilafah Islamiyah. Yang pasti dan kita yakini dengan syariat Islam insya AAllah akan memberikan solusi dan berkat bagi kehidupan muslimin.

Oh iya, sebenarnya di Daerah Istimewa Aceh juga ada berlaku syariat, kalau di Pulau Jawa dan Pulau Kalimantan mungkin masih banyak yang berpikir masa bodo dengan hal ini. Itulah kenyataan. Kasihan kita sebenarnya.

Padahal apa yang terjadi sekarang dengan pemerintgahan demokrasi solar sulit didapat. Antre dari pagi sampai malam solar habis. Kalau perlu naikkan saja harganya, asal solarnya ada. Pelangsir menghabiskan jatah solar. Kemana aparat pemerintah kita?
Pengirim: 05116241xxx

Kita Baru Jadi Penonton

Ketika mendengar berita bahwa pemerintah Kerajaan Brunei sudah melangkah pada penegakkan Syariat Islam, banyak warga Indonesia yang justru melontarkan kata alhamdulillah. Tapi ya sebatas itu.

Sebab kenapa demikian?

Dalam pikiran sebagian besar rakyat Indonesia bahwa dengan sistem pemerintah demokrasi yang diusung sekarang, mereka sudah merasa pas dan menikmatinya. Jadi tidak pernah berpikir apalagi memperjuangkan agar Indonesia bisa menjalankan syariat Islam.

Padahal satu wilayah dalam pemerintah Indonesia sudah menerapkannya yaitu Aceh. Namun demikian kebanyakan rakyat Indonesia tetap masih belum peka terhadap bentuk khilafah Islamiyah ini. Kita masih baru dalam tahap sebagai penonton, belum memikirkan apalagi melakukan action untuk ‘hijrah’ dari sistem domokrasi ke syariah ini.
Pengirim: 08215560xxx

Kejahatan Lambat Laun Menurun

Sebagai penganut agama Islam, saya merasa sangat iri setelah mengetahui kebijakan baru dari pemerintahan kerajaan Brunei Darussalam. Soalnya, walaupun negara tetangga tersebut penduduknya tidak 100 persen mayoritas muslim, namun mereka berani menerapkan hukum secara islami atau Syariat Islam.

Ini, merupakan sebuah langkah maju. Sebab, di negara yang kaya dan makmur tersebut, pemimpinnya benar-benar memikirkan keselamatan dunia dan akhirat rakyatnya.

Dibandingkan kita, yang tinggal di Indonesia, hukum yang diberlakukan tampaknya tidak menjamin membawa keselamatan bagi rakyatnya. Sebab, hukum sepertinya dapat dipermainkan. Bisa dibilang, hukum hanya berlaku orang yang miskin. Sementara bagi si kaya, hukum bisa dibeli.

Kita berharap, aparat pemerintahan kita bisa mengikuti Brunei. Dengan menerapkan Syariat Islam, insya Allah hukum di Indonesia dapat ditegakkan. Setidaknya, angka kejahatan seperti pembunuhan, pencurian dan korupsi lambat laun akan menurun, jika Syariat Islam diberlakukan.
Pengirim: 082353642xxx

Editor: Sudi
Sumber: Serambi Ummah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved