Breaking News:

Uniknya Bangunan Masjid Agung Djenne

Pada mulanya masjid ini dibangun sepenuhnya dengan bahan “ferey” atau bata dari bahan tanah yang dikeringkan dengan matahari

Editor: Edinayanti
net
masjid agung jenne 

SERAMBIUMMAH.COM - Pada mulanya masjid ini dibangun sepenuhnya dengan bahan “ferey” atau bata dari bahan tanah yang dikeringkan dengan matahari dan diplaster dengan tanah lumpur, yang memiliki ketebalan dinding antara 41 cm dan 61 cm.

Masjid ini dibangun pada abad ke-13 dan direnovasi pada tahun 1834. Masjid yang terlihat pada gambar ini dibangun ulang kembali pada awal abad ke-20 dan selesai sekitar 1909 dengan bantuan dan dukungan Pemerintah Perancis.

Dimana pada pada saat itu Djenne adalah negeri jajahan Perancis di Afrika Barat. Pemerintah Prancis telah memberi bantuan dan dukungan politik serta dana untuk pembangunan kembali Masjid Agung Djenne ini.

Masjid Agung Djenne adalah salah satu “Situs Warisan Dunia” yang ditetapkan oleh UNESCO pada tahun 1988, yang dapat dikunjungi setiap saat.

Yang boleh memasuki masjid ini hanya yang beragama Muslim. Masjid Agung ini telah ditutup untuk non-Muslim pada tahun 1996, akibat dari kerusuhan dan penembakkan salah seorang official fotografi majalah Vogue Prancis di dalam masjid.

Berita Populer
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved