Breaking News:

Kuota Terbatas, Pemberangkatan Umrah Ditunda

Calon jemaah yang seharusnya berangkat ibadah umrah pada bulan Rajab, Syakban, dan Ramadan diperkirakan akan mengalami penundaan

Kuota Terbatas, Pemberangkatan Umrah Ditunda
net

SERAMBIUMMAH.COM, BANDUNG - Calon jemaah yang seharusnya berangkat ibadah umrah pada bulan Rajab, Syakban, dan Ramadan diperkirakan akan mengalami penundaan dua hingga tiga minggu dari jadwal yang sudah ditetapkan. Hal ini terjadi karena keterbatasan kuota visa.

"Untuk masyarakat, khususnya Jawa Barat, memasuki bulan Rajab, mungkin juga nanti Syakban dan Ramadan, akan ada penundaan keberangkatan. Bukan pembatalan, tetap berangkat, hanya ada penundaan," kata Joko Asmoro, Ketua Umum AMPHURI, di Bandung, Rabu (21/5/2014).

Penundaan itu terjadi karena ada penurunan jumlah kuota atau keterbatasan kuota umrah. Diperkirakaan penundaan keberangkatan selama satu sampai dua minggu. Masyarakat yang sudah mendaftar tetap akan berangkat.

Karena itu, pihaknya juga mengingatkan kepada penyelenggara haji untuk tetap berkewajiban memberangkatkan sesuai dengan yang dijanjikan.

Adanya penundaan ini, katanya, bukan karena permasalahan di kedutaan Arab Saudi ataupun permasalahan negara Arab Saudi, tetapi permasalahan keterbatasan kuota.

Provider mengalami kesulitan karena ada visa yang sudah dikeluarkan bagi jemaah, namun jemaah tersebut tidak jadi berangkat.

"Ada visa yang sudah dikeluarkan tapi belum berangkat, sedangkan kuota kan terbatas. Karena itu, kami mohon maaf, diharapkan para calon jemaah bisa memahami dan mengerti kondisi ini," katanya.

Jemaah yang tidak jadi berangkat karena alasan pribadi, kata Joko, bisa membatalkan pengajuan visanya agar bisa dimanfaatkan jemaah lain yang ingin berangkat.

Tentang banyaknya jemaah yang menunda keberangkatan akibat mewabahnya virus MERS, Joko menegaskan kondisi tersebut bisa dihindari oleh jemaah dengan pola hidup bersih dan sehat. Pihaknya hanya mengimbau agar jamaah wajib waspada.

"Karena memang belum ada obat atau vaksinnya. Yang terpenting perhatikan kesehatan, insya Allah bisa terhindar," katanya.

Berita Populer
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved