Puasa, Tapi Kok Malas Sholat?

Namun sangat disayangkan sebagian kaum muslimin menjadi lebih malas melakukan ibadah dibulan ini, mereka beralasan lemah

Puasa, Tapi Kok Malas Sholat?

SERAMBI UMMAH.COM - Bulan ramadhan telah berada di depan mata, saatnya kaum muslimin menyiapakan diri untuk beribadah secara maksimal karena bulan ramadhan merupakan bulan yang tepat untuk mendulang pahala sebanyak banyaknya.

Namun sangat disayangkan sebagian kaum muslimin menjadi lebih malas melakukan ibadah dibulan ini, mereka beralasan lemah karena berpuasa sehingga malas untuk menunaikan ibadah yang sunnah, bahkan sebagian malah meninggalkan ibadah wajib seperti shalat pada bulan ramadhan dan memilih menghabiskan waktu untuk tidur dan malas malasan sambil menunggu waktu berbuka.

Meninggalkan shalat wajib atau bermalas-malasan dalam menunaikannya bukan masalah sepele pada bulan-bulan biasa, terlebih pada bulan ramadhan. Karena shalat merupakan rukun islam terpenting setelah dua kalimat syahadat. Dan sesungguhnya orang yang meninggalkannya dapat keluar dari islam dan murtad.

Tentu saja hal ini bukan masalah yang remeh, karena barang siapa yang telah murtad dari islam maka dia adalah orang kafir yang puasanya tidak diterima oleh Allah, begitu juga amalan-amalan lainnya seperti shodaqoh dan zakat. Allah berfirman

“Dan tidak ada yang menghalangi mereka untuk diterima dari mereka nafkah-nafkahnya melainkan karena mereka kafir kepada Allah dan Rasul-Nya dan mereka tidak mengerjakan sembahyang, melainkan dengan malas dan tidak (pula) menafkahkan (harta) mereka, melainkan dengan rasa enggan”. [QS At Taubah : 54]

Allah menjelaskan bahwa nafkah mereka sekalipun bermanfaat bagi orang lain tetapi tidak dapat diterima karena kekufuran mereka. Allah juga berfirman :

“Dan kami hadirkan segala amal yang mereka kerjakan, lalu kami jadikan amal itu (bagaikan) debu yang berterbangan”. [QS Al Furqan : 23]

Orang orang yang berpuasa tetapi tidak shalat, puasa mereka tidak diterima bahkan tertolak. Hal ini dikarenakan orang yang meninggalkan shalat karena mengingkari kewajibannya adalah kafir sehingga seluruh amalannya tertolak.

Maka sudah semestinya kaum muslimin menjaga shalat mereka dan berusaha untuk melaksanakannya dengan sempurna serta berjama’ah terutama di bulan suci yang dilipat ganda kan di dalamnya pahala orang orang beriman.

Puasa seharusnya menjadikan kita lebih giat melaksanakan ketaatan sehingga kita dapat mencapai derajat “Al Muttaqin” sebagaimana yang dicontohkan Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam dia lebih dermawan dan lebih giat melaksanakan ketaatan tatkala memasuki bulan ramadhan. (gic)

Editor: Halmien
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved