Breaking News:

Jejak Sejarah masjid Tertua di Yogyakarta (2)

Pada masa Panembahan Senopati Sutowijaya tersebut dibangun Masjid Gede Mataram.

Tribun Jogja/Hamim Thohari
Masjid Gede Mataram Kotagede 

SERAMBIUMMAH.COM,YOGYAKARTA - Pada masa Panembahan Senopati Sutowijaya tersebut dibangun Masjid Gede Mataram. "Dalam pembagunan Masjid ini, kayu yang digunakan adalah kayu jati yang berasal dari Cepu dan Blora. Kayu yang digunakan merupak kayu jati pilihan, makanya kayu-kayu tersebut bisa bertahan hingga saat ini", ungkap Warisman.

Jejak sejarah masjid ini masih bisa ditemukan di sini. Selain kayu yang masih asli, tembok dan struktur bangunan Masjid tersebut masih sama dengan bentuk aslinya. Di dalam masjid juga terdapat bedug yang diberi nama Kyai Dondong dan mimbar yang umurnya sama dengan Masjid Gede Mataram Kotagede.

"Bedug Kyai Dondong hingga saat ini masih bisa digunakan. Satu hari menjelang Ramadan bedug tersebut pasti ditabuh sebagai tanda bulan Ramadan telah tiba", tambah Warisman.

Bangunan Masjid Gede Mataram Kota Gede memiliki atap tumpuk dua dengan mustoko berbentuk gada dan ditopang dengan empat tiang. Gada tersebut melambangkan syahadat dan keempat tiang melambangkan salat, puasa, zakat, dan haji. "Mustoko dan keempat tiang yang ada di Masjid ini melambangkan rukun Islam", terang Warisman.

Berita Populer
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved