Tak Ada Pembatasan Jumlah Rakaat Tarawih

Rasulullah SAW tidak membatasi jumlah rakaat salat malam. Umar RA dan para sahabat melakukan salat Tarawih 20 rakaat selain witir.

Tak Ada Pembatasan Jumlah Rakaat Tarawih
tribunnews.com

SERAMBIUMMAH.COM - Rasulullah SAW tidak membatasi jumlah rakaat salat malam. Umar RA dan para sahabat melakukan salat Tarawih 20 rakaat selain witir. Mereka bersandar pada hadis Nabi SAW, "Shalat malam dua rakaat, dua rakaat, apabila salah seorang dari kamu khawatir masuk waktu Subuh, menutupnya dengan witir satu rakaat." (HR al-Bukhari).

Dalam hadis ini tidak ada pembatasan rakaat. Dan, mereka merupakan generasi yang memahami sunah Rasulullah SAW. Selama Ramadhan, kita harus berusaha maksimal menunaikan Tarawih setiap malam dengan berjamaah sampai usai agar mendapatkan pahala qiyamullail semalam suntuk.

Abu Dzar meriwayatkan dari Rasulullah bahwa beliau bersabda, "Barang siapa yang menunaikan qiyam bersama imam (berjamaah) sampai selesai maka ditulis pahala shalat malam semalam suntuk." (HR Imam Ahmad, at-Turmudzi, dan disahihkan oleh al-Albani).

Hadis ini dalil disyariatkannya qiyam Ramadhan dengan berjamaah. Dan, ini merupakan sunah Nabi SAW yang diikuti para Khulafa’ar Rasyidin dan sahabat. Sesungguhnya Rasulullah SWT mendirikan qiyamullail 11 rakaat sekitar lima jam, bahkan terkadang seluruh malam digunakannya untuk qiyamullail. Satu rakaat ditunaikan sekitar 40 menit.

Oleh sebab itu, para as-salaf as shalih terdahulu berusaha untuk memperpanjang rakaatnya sambil mengkhatamkan Alquran dalam qiyam Ramadhan. Setiap mukmin wajib bersungguh-sungguh mendirikan Tarawih ini, terlebih pada malam-malam sepuluh hari terakhir Ramadhan untuk menanti Lailatul Qadar.

Rasulullah menegaskan, "Barang siapa qiyam pada malam al-qadar dengan keimanan dan mengharapkan pahala dari Allah maka akan diampuni semua dosanya yang terdahulu." (HR al-Bukhari dan Muslim).

Semoga kita termasuk orang-orang yang serius meraih keutamaan Ramadhan dan qiyam-nya. Aamiin.(rol)

Editor: Sigit Rahmawan Abadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved