Breaking News:

Alquran Raksasa Ini Habiskan 32 Dus Spidol Khusus

Alquran ukuran jumbo ini dibuat dan ditulis tangan oleh Drs H Abdul Karim dari Pondok Pesantren Bustanul Makmur, Genteng pada 2010 lalu.

surya/wahyu Nurdianto
Pengurus masjid Agung Baiturrahman Banyuwangi Iwan Aziez Siswanto berdiri disamping Al Quran raksasa yang menjadi ikon masjid, Selasa (1/7/2014) 

SERAMBIUMMAH.COM,BANYUWANGI - Alquran ukuran jumbo ini dibuat dan ditulis tangan oleh Drs H Abdul Karim dari Pondok Pesantren Bustanul Makmur, Genteng pada 2010 lalu.

Dibuat selama enam bulan, Alquran Ini menghabiskan biaya Rp 183 juta. Biaya memang mahal karena kertas yang digunakan khusus. Tak tanggung-tanggung, kertas itu harus diimpor dari Jepang.

Kertas khusus ini dipesan khusus dengan spesifikasi antirayap dan bebas jamur.  Selain itu, menghabiskan 32 dus lebih spidol kualitas terbaik, dan tinta sebanyak 40 dus lebih.

"Saat itu biaya pembuatan Alquran raksasa ini diberikan oleh Bupati Ratna," tutur Iwan.

Meski bukan menjadi Alquran paling besar, pihak masjid tetap berbangga dengan karya ini. Al Quran ini menjadi ikon bagi masjid dan membuat banyak orang datang untuk melihat, berfoto dan kemudian beribadah.

"Ini ikon masjid ini, banyak yang kemari dan berfoto berlatar Alquran ini," ucap Iwan sambil tersenyum.

Berita Populer
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved