Orang Kaya Dunia Bosan Hidup Mewah

Tidak semua orang kaya kini hanya menghabiskan waktu di mal untuk berbelanja dan di kafe berkumpul bersama teman-teman.

Orang Kaya Dunia Bosan Hidup Mewah
net
ilustrasi orang kaya 

SERAMBIUMMAH.COM - Tidak semua orang kaya kini hanya menghabiskan waktu di mal untuk berbelanja dan di kafe berkumpul bersama teman-teman. Banyak juga orang kaya kini lebih tertarik dengan petualangan, mencoba berbagai kuliner di dunia dan belajar sesuatu yang baru. Orang kaya ini kebanyakan berasal dari negara-negara Arab, China, Afrika Selatan, Afrika dan Asia Pasifik.

Dalam waktu bertahun-tahun, pertumbuhan penduduk penduduk kaya menunjukkan angka yang luar biasa. Pada tahun 2017, negara-negara bagian dunia akan menjadi rumah dari 70% atau sekitar 1 miliar penduduk kaya. Di Uni Emirat Arab rata-rata orang kaya berusia 37 tahun dan telah menikah selama 4 tahun dengan aset minimal US$ 200 ribu.

Menurut penelitian terbaru MasterCard yang menyurvei 1.000 orang kaya, penduduk di kawasan Arab, terjadi perubahan gaya hidup orang kaya. Tidak kebanyakan orang kaya yang menginginkan barang-barang mewah, satu dari tiga orang kaya di negara Arab menginginkan melakukan perjalanan untuk menyemangati hidup. Mereka menilai dengan melakukan perjalanan, mereka akan mendapatkan pengalaman baru, mendekatkan diri dengan keluarga, dan bisa bersantai.

Selain melalukan travelling, ada juga orang kaya yang menginginkan wisata kuliner atau sekadar bermain golf untuk meningkatkan koneksi dengan orang lain.

"Orang kaya di kawasan ini mulai mencari sesuatu yang dapat membahagiakan hidup mereka dengan mengesampingkan kepemilikan harta benda," ujar Manajer MasterCard Wilayah Uni Emirat Arab Eyad A-Kourdi seperti dikutip dari Gulf News, Selasa, 15 Juli 2014.

Mengapa terjadi perubahan gaya hidup orang kaya ini?

"Orang kaya memiliki kenyamanan finansial setelah bertahun-tahun bekerja keras. Setelah berada di puncak kejayaan, mereka menilai kembali tujuan dan pandangan hidup mereka," ujar A-Kourdi.

Perubahan pola pikir juga dapat dikaitkan dengan perluasan pandangan orang kaya terhadap kesuksesan dan kekayaan. (drc)

Tags
orang kaya
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved