Warga Arab Hamburkan Rp 37 Triliun untuk Beli Parfum

Jangan anggap remeh perputaran uang yang ada di bisnis kosmetik. Temuan perusahaan parfum

Warga Arab Hamburkan Rp 37 Triliun untuk Beli Parfum
Www.cruisingthroughmylife.wordpress.com
Tradisi Saudi membeli parfum di musim dan kesempatan tertentu mulai menjadi tren seiring dengan perubahan budaya dan gaya hidup dalam masyarakat. 

SERAMBIUMMAH.COM  - Jangan anggap remeh perputaran uang yang ada di bisnis kosmetik. Temuan perusahaan parfum melaporkan nilai konsumsi parfum di kawasan Teluk setiap tahunnya melebihi 12 miliar riyal atau Rp 37,6 triliun. Khusus untuk pasar Arab Saudi, nilai konsumsi dari bisnis ini mencapai lebih dari setengahnya atau 5,4 miliar riyal.

Untuk keseluruhan penjualan produk kecantikan, masyarakat di kawasan Teluk menghabiskan sekitar 45 miliar riyal untuk kosmetik, parfum, oud (gaharu) dan bukhoor.

"Penjualan kosmetik dan parfum selama bulan Ramadhan saja melebihi 5,4 juta riyal di Saudi. Alasan di balik itu adalah tradisi di mana mereka harus menyambut orang-orang di rumah mereka dengan bukhoor dan hadiah berupa oud saat Idul Fitri," kata CEO Abdul Samad Al-Qurashi Group of Companies, Mohammed Abdul Samad Al-Qurashi seperti dikutip dari laman Arabnews, Kamis, 7 Agustus 2014.

Menurut Samad, masyarakat di Teluk berbelanja hampir 10 miliar riyal dan lebih dari setengah dikonsumsi oleh pasar lokal.

Menurut Abu Mohammed, pemilik toko parfum di Jeddah, tradisi Saudi membeli parfum di musim dan kesempatan tertentu mulai menjadi tren seiring dengan perubahan budaya dan gaya hidup dalam masyarakat.

"Gaya hidup ini telah membuat pasar parfum sangat aktif, terutama pada acara-acara khusus seperti Idul Fitri. Orang-orang mulai memberikan parfum sebagai hadiah dan hampir 50 persen pelanggan saya meminta saya membungkus parfum mereka sebagai hadiah," tambahnya.

Tidak hanya penduduk lokal, para jamaah haji dan ekspatriat juga membeli parfum khusus untuk oleh-oleh. "Terutama yang buatan lokal seperti oud dan bukhoor," timpal penjual oud, Abu Salem.

Ditambahkannya, penduduk lokal Saudi biasanya hanya membeli oud jenis mahal pada acara-acara khusus seperti pernikahan dan Idul Fitri. Sementara ekspatriat dan jamaah haji atau umrah akan beli jenis yang murah karena kurang mengerti tentang parfum tradisional Arab itu.

Parfum, kosmetik dan oud penting untuk Saudi, khususnya perempuan, menurut pengusaha Sarah Al-Qahtani. Dikatakannya, perempuan di seluruh dunia umumnya tetap memperhatikan penampilan sehingga kami menghabiskan banyak uang pada pakaian, perhiasan, make up, salon dan parfum.

"Dalam kasus kami, bahkan orang-orang terus memperhatikan penampilan mereka sehingga mereka juga menghabiskan uang untuk barang-barang mewah seperti mobil, pakaian dan tentu saja parfum," imbuh Al-Qahtani.

Baginya, pangsa pasar parfum sangat besar tidak mengejutkannya. Bahkan desainer internasional sudah mulai menggunakan oud dalam parfum mereka untuk menarik pasar Teluk lainnya, tambahnya. (drc)

Tags
orang kaya
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved