Makin Banyak Korban Perempuan dan Anak di Gaza

Jalur Gaza kembali membara. Perempuan dan anak-anak adalah korban utama. Tercatat setidaknya 1.867 warga Palestina tewas

Makin Banyak Korban Perempuan dan Anak di Gaza
ap
Warga Palestina yang mengungsi karena serangan Israel di Gaza

SERAMBIUMMAH.COM, JAKARTA - Jalur Gaza kembali membara. Perempuan dan anak-anak adalah korban utama. Tercatat setidaknya 1.867 warga Palestina tewas, yaitu 462 anak-anak, 245 wanita dan 79 lansia serta ribuan lainnya terluka.

Seruan solidaritas dan tawanan solusi bergaung dari berbagai pihak. Tak terkecuali dari para tokoh dan Intelektual Muslimah.

Pemimpin Redaksi Cermin Wanita Shalihah, Nanik Wijayanti mengungkapkan korban Gaza terus bertambah. Kebiadaban Israel semakin meningkat dengan korban warga sipil, wanita dan anak-anak. Demikian juga dengan cara dan alat-alat yang mereka gunakan, semakin canggih dan tidak sebanding. Seperti penggunaan bom fosfor yang satu kali lemparnya dapat menjangkau seluas satu lapangan bola.

"Lalu apa yang dilakukan oleh kaum muslimin yang berjumlah 1,5 miliar? Seruan-seruan yang dilontarkan dari dunia Islam tidak lebih dari memberikan bantuan dana, bantuan pengobatan, semuanya sebatas mengobati korban. Sesungguhnya ini tidak cukup. Sebab seharusnya ada yang menghentikan apa yang telah dilakukan Israel. Harus ada solusi pula menghukum apa yang telah dilakukan Israel," kata Nanik Wijayanti dalam Diskusi Tokoh dan Konferensi Pers bertema Save Women And Children in Gaza with Khilafah, Selamatkan Perempuan dan Anak di Gaza dengan Khilafah.

Diskusi ini diselenggarakan Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia DPD 1 DKI Jakarta, Kamis (21/8/2014) bertempat di Kantor Pusat Muslimah Hizbut Tahrir, Crown Palace Tebet Jakarta Selatan.

Editor: Sigit Rahmawan Abadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved