Tahun Pertama Pernikahan, Apakah Ini Menyulitkan?

Suami dan istri baru saja melalui ritual lahiriah biasa seperti upacara pernikahan, jamuan makan pasca nikah, salam, doa dan pelukan

Tahun Pertama Pernikahan, Apakah Ini Menyulitkan?

SERAMBI UMMAH.COM - Awal ikatan suci pernikahan ditandai dengan banyak momen pahit bagi pasangan pengantin baru.

Suami dan istri baru saja melalui ritual lahiriah biasa seperti upacara pernikahan, jamuan makan pasca nikah, salam, doa dan pelukan tak berujung dari kerabat dekat.Berlimpahnya hadiah, antusiasme kekanak-kanakan, dan euforia dalam menemukan pasangan hidup, yang diwarnai dengan kegelisahan alami dan ketakutan tersembunyi yang terkait dengan masa transisiketika melangkah ke dalam kehidupan yang belum diketahui sebelumnya.

Meskipun itu menjadi hal yang paling alami untuk pria dewasa dan wanita untuk hidup bersama sebagai suami dan istri yang sudah menikah, beberapa minggu awal, bulan pertama kemudian tahunpertama hidup bersama inilah yangmerupakan waktu yang pentinguntuk penyesuaian.

Pasangan yangbarusekarangmasihorang asingkarenamerekabaru mulaimengenal. Jikapasangantidakmelangkahdengan hati-hati, penuh kasih sayang, kesabaran dankebijaksanaan, perselisihanalami mereka ditahun-tahun awalpernikahanbisaberhembuskeluar menjadi masalahbesar yangsangatsulit untuk dipecahkan.

Oleh karena itu, penting bagi setiap pasangan yang baru menikah untuk mengingat beberapa tips penting dan kata-kata nasihat ketika mereka memulai fase baru dalam hidup mereka:

Mengenal Keluarga Baru

Hal ini sering terjadi dalam keluarga besar dan teman atau kenalan dari kedua sisi. Mereka datang bersama-sama untuk merayakanikatan perkawinan. Oleh karena itu, dalam beberapa hari pertama, pernikahan melibatkan bertemu banyak orang baru, mengingat banyak nama dan wajah-wajah baru, menerima jabat tangan dan pelukan banyak, dan bertukar salam gembira dengan orang asing yang tidak dikenal sama sekali.

Seorang suami atau istri harus bercakap-cakap dengan mereka dan menjawab pertanyaan yang diajukan, sekalipun banyak dari mereka hanya sebatas kenalan. Hal ini tentunya sedikit menambah tekanan bagi pernikahan baru, yang juga baru pindah ke rumah baru (terutama untuk pengantin perempuan), harus terbiasa dengan hubungan suami-istri misalnya dengan berdandan setiap pagi atau sore hari agar terlihat sempurna, juga dalam bersikap di depan pasangannya.

Mengontrol Lidah (Berbicara)

Semakin sedikit pengantin baru mengatakan satu sama lain di depan keluarga mereka dalam beberapa minggu pertama pernikahan, semakin baik. Hal ini karena mereka hampir selalu di bawah pengawasan dekat oleh orang-orang di sekitar mereka, dan mengatakan sesuatu pada waktu yang salah, atau bahkan dengan nada yang salah, akhirnya dapat menyebabkankesalahpahaman, salah-persepsi dan memberikan peluangterjadinyakeributan.

Halaman
123
Editor: Halmien
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved