Breaking News:

Asosiasi Penjual Mainan Minta Bantuan SNI

Seiring dengan kenaikan penjualan, kapasitas produksi mainan anggota APMETI juga ikut naik.

Asosiasi Penjual Mainan Minta Bantuan SNI
tribunpalembang
Penjual mainan anak

SERAMBIUMMAH.COM,JAKARTA - Seiring dengan kenaikan penjualan, kapasitas produksi mainan anggota APMETI juga ikut naik. Sayang, tidak disebutkan berapa potensi kenaikan produksi anggotanya itu.

Saat ini anggota APMETI akan menambah produksi untuk mengantisipasi kenaikan permintaan seiring dengan berlakunya masyarakat ekonomi ASEAN atau perdagangan bebas di negara ASEAN.

"Secara teknis, kami tidak masalah dalam menambah produksi," kata Danang.

Sekadar informasi saja, saat ini 80% pengerjaan mainan anggota APMETI dilakukan secara manual. Untuk itu, Danang berharap agar industri ini segera mendapatkan dukungan teknologi. Bisa dibilang, teknologi pembuatan mainan Indonesia tertinggal dari China dan Vietnam.

Selain masalah teknologi, Danang berharap pemerintah memberi keringanan mengurus SNI mainan anak. Danang bilang, industri mainan masih ada yang kesulitan mengurus birokrasi mendapatkan SNI. "Syaratnya ada izin usaha, izin mendirikan industri. Dan izin-izin itu susah mendapatkannya," terang Danang.

Danang yakin, jika ada bantuan teknologi dan pengurusan SNI, maka industri mainan dalam negeri siap berkompetisi di pasar ASEAN.

Berita Populer
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved