Breaking News:

Bisnis Perhiasan Mulai Menggeliat

Wakil Menteri Perdagangan, Bayu Krisnamurthi, mengungkapkan bahwa potensi ekonomi kreatif di Indonesia begitu besar

Tribunnews.com/Eko Sutriyanto
Jakarta International Jewellery Fair (JIJF) menghadirkan pengusaha dari Malaysia, Singapura, Hong Kong, Thailand dan Italia sebagai peserta. Indonesia sebagai tuan rumah menghadirkan150 peserta dalam negeri. 

SERAMBIUMMAH.COM, JAKARTA - Wakil Menteri Perdagangan, Bayu Krisnamurthi, mengungkapkan bahwa potensi ekonomi kreatif di Indonesia begitu besar. Salah satu yang potensial dikembangkan adalah bisnis perhiasan.

"Yang kita contohkan di dalam neraca kita yang bagus adalah perhiasan. Itu makin lama makin kuat. Permintaannya juga makin mapan," ujar Bayu, Selasa (2/9/2014).

Bayu mengatakan, selain perhiasan, segmen lain yang juga potensial untuk berkembang adalah batik, dan makanan. "Yang lain, yang juga tumbuh pesat adalah makanan. Antara kuliner dengan macam-macam di belakangnya," ujarnya.

Mengenai kuliner, Bayu yakin pertumbuhannya baik sekali dan pesat. Meski saat ini angkanya masih kecil. Hanya saja, sektor kuliner harus memperhatikan berbagai aspek seperti keamanan pangan, kemasan dan standar lain yang harus dipenuhi untuk masuk ke pasar global.

"Potensinya besar, sekarang masih kecil, tapi growth-nya kita lihat angkanya hampir seluruhnya di atas double digit, antara 15-25 persen pertumbuhannya," pungkas Bayu.

Terkait dengan upaya mendorong bertumbuhnya sektor ekonomi kreatif, Kementerian Perdagangan menyarankan agar pelaku usaha sektor ini bisa selalu updated.

Berita Populer
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved