Breaking News:

Pengusaha Panekuk Durian Gencar Berinovasi

Bisnis panekuk durian sudah booming sejak kemunculannya beberapa tahun lalu. Sampai saat ini, bisnis makanan olahan durian

Editor: Edinayanti
kontan
pancake durian 

SERAMBIUMMAH.COM - Bisnis panekuk durian sudah booming sejak kemunculannya beberapa tahun lalu. Sampai saat ini, bisnis makanan olahan durian ini masih ramai pemain. Menyiasati ketatnya persaingan, kini pengusaha panekuk durian berlomba-lomba melakukan inovasi dan mempertahankan mutu produknya.

Seperti dilakukan Ferawati Hidayat, pengusaha panekuk durian di Jakarta. Ia mengakui, ketatnya persaingan bisnis panekuk durian. "Meski persaingan ketat, jumlah konsumennya juga makin meningkat," katanya.

Di tengah ketatnya persaingan, pemilik Fefe Pancake ini terus berusaha menjaga kualitas produknya. Salah satu caranya dengan menggunakan buah durian asli dari Medan.

Untuk menonjolkan cita rasa buah durinnya, kulit panekuk dan krimnya sengaja dibuat tipis. Wanita yang akrab disapa Fera ini sudah menggeluti bisnis panekuk durian sejak akhir 2013 lalu.

Awalnya dia hanya reseller dari sebuah produk panekuk durian milik pemain lain. Setelah jumlah permintaan makin tinggi, dia pun mulai membuka usaha sendiri.

Kini Fera sudah mempunyai dua gerai milik sendiri di Jakarta. Untuk menggenjot penjualan, dia juga bekerjasama dengan para reseller. Fera mengaku, saat ini sudha ada puluhan reseller yang ikut memasarkan produknya.

Dalam sehari, Fera dapat memproduksi sekitar 400 boks hingga 500 boks panekuk durian. Produksi sebanyak itu dibantu 30 karyawan.

Fefe Pancake membanderol harga panekuk durian sebesar Rp 125.000 per boks isi 10 biji. Dalam sebulan dia bisa mengantongi omzet sampai Rp 100 juta. Fera bilang, keuntungan bersih dari usaha ini mencapai 30% dari omzet bulanan.

Pengusaha lainnya adalah Nike Larasati, pemilik brand Legit Pancake . Ia juga mengakui, ketatnya suasana persaingan bisnis panekuk. "Dua tahun lalu belum seramai sekarang," katanya.

Nike sudah menekuni ini sejak tahun 2012 lalu. Supaya tetap dapat eksis di bisnis ini, dia terus berusaha melakukan inovasi. Ia juga banyak belajar dari komplain komsumen.

Dari segi rasa, kini Legit Pancake sudah memproduksi lima varian rasa, yakni, panekuk durian sehat, stroberi, original, pandan, dan cokelat. Dia juga menjaga kualitas produknya tanpa bahan pengawet.

Nike membanderol harga produknya bervariasi. Untuk reseller dihargai Rp 45.000 per boks. Sementara konsumen ritel Rp 70.000 per boks.

Dalam sebulan Nike bisa mendapatkan omzet sekitar Rp 45 juta. Untuk keuntungan bersihnya sekitar 20% dari omzet. Dengan dibantu empat orang karyawan, ia sanggup memproduksi sebanyak 1.000  boks hingga 2.000 boks panekuk durian.

Bisnis besutan Nike tidak selalu berjalan lancar.  Dia sempat menghentikan produksi saat harga durian mahal. “Saya pernah hampir sebulan tidak jualan, biasanya momentumnya itu pas di akhir tahun,” katanya.    

Berita Populer
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved