Jika Iman Sedang Turun

Setiap nafas kita adalah selangkah menuju kematian, dan kematian kita membayangi kita lebih dekat dari bayangan kita sendiri, dan akan datang

Jika Iman Sedang Turun

SERAMBI UMMAH.COM - SAUDARAKU, Kita diciptakan oleh Allah SWT untuk beribadah kepada-Nya. Ibadah dapat berupa shalat, mengaji, membantu orang lain yang sedang kesusahan, zakat, shadaqah, dan lain-lain. Tapi kadang iman kita naik kadang juga turun. Baik itu terjadi karena kita malas atau ada gangguan lainnya. Padahal jika kita ingat mati, pasti iman kita akan selalu naik.

Setiap nafas kita adalah selangkah menuju kematian, dan kematian kita membayangi kita lebih dekat dari bayangan kita sendiri, dan akan datang Sang Pemisah ruh dengan jasad, ia adalah tamu kita yang terakhir dalam hidup ini, Malaikat Izrail as.

Ingatlah ketika tangan-tangan para kekasih mengusung kita dan menurunkan tubuh kita ke dalam lubang kubur dengan air mata kesedihan.

Saudaraku,

Tahukah keadaan kita?

seluruh tali pengikat kafan dibuka, lalu kafan yang menutup wajah dibuka, lalu tubuh ditaruh dalam posisi miring menghadap ke kanan yaitu kiblat, lalu punggung kita diganjal batu bata agar tubuh tidak terlentang lagi, yaitu tetap miring menghadap kiblat, dan wajah kita yang sudah disingkap kafannya diciumkan ke dinding kubur, agar terus wajah kita mencium tanah dinding kubur yang lembab itu.

Lalu kayu-kayu papan ditaruhkan di atas tubuh kita bersandarkan dinding kubur, menutup seluruh tubuh kita agar tanah tidak langsung menimpa tubuh.

Lalu tanah mulai ditumpahkan di atas tubuh kita, setelah itu kita sendiri di sana.

Dalam kesempitan dan kegelapan, panas, sendiri.

Saudaraku,

Halaman
12
Editor: Halmien
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved