Pacaran 7 Tahun, Cerai Setelah 7 Bulan Nikah

Coba kalau seorang penjual ingin dagangannya cepat laku. Apa yang mesti dia lakukan?

Pacaran 7 Tahun, Cerai Setelah 7 Bulan Nikah

SERAMBI UMMAH.COM - WANITA:  “Ustadz, apakah dalam Islam ada yang namanya pacaran?”

Ustadz: “Dalam Qur’an surat Al-Isrz ayat 32 Allah menegaskan, ‘Dan janganlah kamu mendekati zina, (zina) itu sungguh suatu perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk.’ Nah, pacaran itu salah satu jalan mendekati zina.”

Wanita: “Tapi bagaimana dong caranya kita kenal dengan calon suami kita. Emangnya kita mau beli kucing dalam karung?”

Ustadz: “Mbak sepertinya orang cerdas. Pasti bisa jawab pertanyaan ini. Coba kalau seorang penjual ingin dagangannya cepat laku. Apa yang mesti dia lakukan?”

Wanita (Mengernyitkan dahinya):  “Mm… kebetulan saya dulu jurusan manajemen, saya coba jawab ya. Jadi gini, sang pedagang pasti akan berusaha supaya si pembeli tertarik. Iklannya harus menarik, packaging-nya harus keren, diskon besar, mm… ya gitu deh. Ih ustadz kok malah nanya balik?”

Ustadz: “Terimakasih Mbak, tepat sekali jawabannya. Itulah bedanya orang yang menikah dengan cara pacaran dan cara ta’aruf yang disukai Allah”.

Wanita: “Maksud Ustadz gimana sih? Makin bingung deh! Iya kan jama’ah?” (sambil melihat pada para jama’ah).

Ustadz: “Saat seseorang berpikir bahwa pacaran bisa membuat dirinya lebih mengenal calon pasangan hidupnya. Sebenarnya yang sedang dilakukan dirinya adalah memperindah kemasan alias topeng dirinya supaya calon pasangannya suka dengan dirinya.

“Misalnya, kalau jalan berdua pasti pake baju paling bagus, sisiran paling rapi, mobil kalau lelaki pake mobil bagus walau modal pinjem, sampe nraktir walau pake uang pinjaman kanan kiri.

“Wanitanya juga demikian, ia akan berdandan bak artis, pake make up tebal biar si pacar makin demen. Nah apakah selama 2 tahun jalan berdua mereka sudah mengenal 100 persen pasangannya? Saat menikah ketahuan deh ternyata lelakinya gak punya mobil, males-malesan, atau justru wanitanya cantik hanya saat dimake up, konsumtif, dan bau badan misalnya. Wajar, kalau akhirnya banyak terjadi pacaran 7 tahun, cerai setelah 7 bulan nikah”.

Halaman
12
Editor: Halmien
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved