Presiden Filipina Serahkan RUU Otonomi Muslim Mindanao ke Parlemen

dalam waktu yang sesingkat mungkin RUU itu menjadi UU sehingga pemimpin MILF bisa segera mengatur wilayah yang terdiri dari sekitar 10 persen

Presiden Filipina Serahkan RUU Otonomi Muslim Mindanao ke Parlemen

SERAMBI UMMAH.COM - PRESIDEN Filipina Benigno Aquino III secara pribadi Rabu kemarin (10/9/2014) menyampaikan serta menawarkan rancangan undang-undang untuk wilayah otonomi Muslim di selatan negara itu kepada para pemimpin Kongres dalam sebuah upacara di kantornya. Langkah itu dilakukan untuk mengakhiri salah satu perlawanan terlama di negara Asia tenggara tersebut.

“Kami telah mengambil langkah lain menuju Mindanao lebih damai dan lebih progresif,” kata Aquino setelah memberikan RUU kepada para pemimpin kongres.

Dia menyerukan dalam waktu yang sesingkat mungkin RUU itu menjadi UU sehingga pemimpin MILF bisa segera mengatur wilayah yang terdiri dari sekitar 10 persen daratan Filipina tersebut.

Bangsamoro Basic Law (BBL)  yang diusulkan memerlukan pemerintah Bangsamoro dalam bentuk parlementer, dasar yang lebih luas representasi politik dan partisipasi dalam pemerintahan serta pembentukan partai-partai politik yang kompetitif serta berkelanjutan di wilayah ini.

Berdasarkan perjanjian yang baru, Front Pembebasan Islam Moro (MILF) akan mendapatkan bagian 75 persen dari penghasilan yang diperoleh dari eksploitasi mineral logam di kawasan itu termasuk emas dan tembaga.

Mereka juga akan menerima 75 persen dari penerimaan pajak, sedangkan pendapatan apapun yang berasal dari bahan bakar fosil – seperti minyak bumi, gas alam dan batubara – akan dibagi 50-50 dengan pemerintah pusat di Manila.

Pengajuan RUU otonomi Mindanao adalah langkah terakhir untuk mengakhiri konflik berkepanjangan yang berlangsung selama 45 tahun di Filipima.

MILF, kelompok Muslim terbesar di negara itu, telah berjuang untuk sebuah negara merdeka di wilayah selatan Filipina yang kaya selama empat dekade. (ipc)

Editor: Halmien
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved