Breaking News:

Modal Bergilir dari Dompet Dhuafa

Harga di Tempat pelelangan ikan di Tanjung Pasir lebih tinggi dari pada tempat lain membuat mereka harus rela belanja dengan jarak yang cukup jauh

istimewa
Goniah dan kondisi Kampung Garapan, Desa Tanjung Pasir 

SERAMBIUMMAH.COM,TANGERANG - Harga di Tempat pelelangan ikan di Tanjung Pasir lebih tinggi dari pada tempat lain membuat mereka harus rela belanja dengan jarak yang cukup jauh. Ini dilakukan agar mendapatkan harga yang lebih rendah sehingga menjualnya pun lebih mudah.

“Kalo di Tanjung mah mahal pak, klo beli di sana gimana jualnya. Orang sini mah nyari ikan yang harga 5 ribu, 10 ribu gitu pak,” ujar Goniah, mitra pemberdayaan dompet Dhuafa yang sudah punya 2 anak ini.

Ia berjualan keliling dengan berjalan kaki dari satu rumah ke rumah yang lain, dari satu gang-gang yang lain. Uniknya mereka tidak berebut langganan, masing-masing sudah ada langganan sendiri.

Biasanya mereka berjualan sampai jam 11.00 WIB. Melihat mereka berjalan di bawah teriknya matahari pesisir, membuat terenyuh. Betapa kuatnya tekad mereka.

Rata-rata pendapatan Goniah Rp50 ribu-Rp100 ribu per hari. Pendapatan mereka bisa habis dalam sehari mengingat budaya konsumtif masyarakat pesisir yang tinggi.

“Uangnya buat belanja buat jajan anak buat bayar pinjaman, buat bayar sekolah. Jajan anak aja kadang Rp10 ribu kadang Rp20 ribu sehari,” lanjutnya.

Setelah mendapat modal bergulir dari program Dompet Dhuafa dan Yayayasan Yarsi, ia pergunakan untuk modal menambah barang dagangan.

“Alhamdulillah dapet bantuan modal bergulir dari program buat tambah beli ikan. Dulu paling belanja 4-5 kilo gak ada duitnya, sekarang bisa sampai 7 kilo. Kadang 10 kilo lagi ada yang pesen,” ujar Gonah.

Awalnya kondisi yang memaksa, namun kondisi itu mereka mampu bertahan dan berjuang lebih keras untuk menjadikan dirinya mandiri tanpa harus bergantung kepada orang lain.

Program yang digulirkan Dompet Dhuafa dengan Yayasan Yarsi ini diharapkan mampu mengubah secara ekonomi dan pola pikir masyarakat. Dengan pendampingan yang intensif dan berkelanjutan, berharap ada perubahan yang mitra dapatkan.

Berita Populer
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved