Breaking News:

Ketika Baby Daycare Tak Mampu Mencetak Imam Syafii

Tak bisa dipungkiri bisnis baby daycare menjamur di perkotaan sering banyaknya kaum ibu yang memilih untuk berkerja

Editor: Halmien
net
ilustrasi 

SERAMBI UMMAH.COM - Walaupun kisah pilu kekersaan yang terjadi di Baby Day Care Pertamina telah berlalu namun kasus tersebut terkuak menjadi pelajaran berharga seumur hidup bagi kaum ibu sekedar mengingatkan kasus ini bermula.

Saat seorang balita yang berusia 14 bulan berinisial RAN diduga menjadi korban penganiayaan babysitter di Baby Daycare Highreach. Lisa, ibu RAN, melaporkan kasus tersebut ke Polres Metro Jakarta Pusat pada Senin lalu (2/9).

Lisa menjelaskan, dirinya menitipkan anak di Baby Daycare Highreach sejak Januari 2014. Namun, pada Jumat lalu (29/8), dia curiga karena melihat lebam yang tidak wajar di bagian pipi anaknya. Melalui salinan video rekaman closed circuit television (CCTV), Lisa akhirnya dapat melihat kekerasan yang dilakukan terhadap anaknya.

Tak bisa dipungkiri bisnis baby daycare menjamur di perkotaan sering banyaknya kaum ibu yang memilih untuk berkerja, kiranya hal tersebut yang menjadi permasalahan akar mengapa kasus kekerasan di baby daycare bisa terjadi, seandainya para ibu sadar bahwa tugas utama seorang ibu adalah merawat, membesarkan dan pendidik anak mungkin rentetan kasus serupa bisa dicegah.

Halaman
123
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved