Mahasiswa Virginia Barat Mencoba Mengenakan Hijab Muslimah

Kami ingin menghidupkan kembali kelompok Himpunan Mahasiswa Muslim karena kami tidak terlibat sebanyak yang kami inginkan

Mahasiswa Virginia Barat Mencoba Mengenakan Hijab Muslimah

SERAMBI UMMAH.COM – Beberapa mahasiswa di Marshall University, Virginia Barat berkesempatan untuk mencoba mengenakan kerudung layaknya Muslimah. Event ini diadakan oleh sekelompok mahasiswi Muslimah untuk meningkatkan kesadaran tentang kerudung dalam Islam dan mengoreksi kesalahpahaman yang selama ini beredar di masyarakat.

“Kami ingin menghidupkan kembali kelompok Himpunan Mahasiswa Muslim karena kami tidak terlibat sebanyak yang kami inginkan akhir-akhir ini,” Suzann Al-Qawasmi, lulusan dari Marshall University, yang membantu mengkoordinasikan acara tersebut, mengatakan kepada Marshall Parthenon, Selasa 16 September, seperti dilansir onislam.net.

“Jadi, kami menyiapkan meja dan membawa kerudung untuk dicoba oleh mahasiswi, hanya untuk melihat bagaimana rasanya. Seorang mahasiswi berkata dia tetap merasa cantik meskipun memakai kerudung. Semacam itulah reaksi yang kami harapkan.”

Diselenggarakan oleh Asosiasi Mahasiswa Muslim (Muslim Student Association/MSA), acara ini diadakan pada hari Selasa pukul 11:00-15:00 di Memorial Student Center.

Pada acara tersebut, beberapa mahasiswi mencoba hijab, lalu berbagi pengalaman mereka setelah mengenakan untuk pertama kalinya.

“Seorang mahasiswi ingin mencoba hijab, dan kemudian seluruh teman-teman kelompoknya mencobanya,” kata Al-Qawasmi.

“Mereka berjalan di sekitar kampus sesudahnya dengan hijab yang masih dipakainya, sehingga mereka bisa melihat reaksi dari orang lain.”

Untuk CJ Payne, yang mengambil jurusan bisnis, acara itu telah mendidiknya pada detail menarik tentang hijab.

“Saya belajar bahwa satu-satunya pria yang Muslimah inginkan untuk melihat kecantikannya secara sempurna adalah orang-orang yang paling dekat dengan hati mereka,” kata Payne.

“Ini adalah untuk kesopanan.”

Tidak hanya mahasiswi tapi juga staff universitas mencoba hijab.

“Ini adalah pengalaman bagi saya,” kata Allyson Jasper, mahasiswi jurusan pendidikan dasar khususnya dalam pendidikan pra taman kanak-kanak, yang mencoba  hijab untuk pertama kalinya di acara tersebut.

“Saya memakai hijab, dan saya tetap merasa seperti diri saya apa adanya. Itu membuat saya menyadari bahwa Anda dapat bersinar dan menjadi diri sendiri tidak peduli apa yang Anda kenakan. ”

Islam melihat hijab sebagai simbol kewajiban dalam berpakaian, bukan hanya simbol religiusitas yang menggambarkan afiliasi seseorang. (arc)

Tags
gaya hijab
Editor: Halmien
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved