Breaking News:

Kantor Urusan Haji Indonesia di Mekkah Kena Tegur

antor Urusan Haji Indonesia Daerah Kerja Mekkah kebakaran pada Kamis (2/10/2014) pukul 02.20 waktu setempat

Tribun Kaltim/Kholish Chered
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meninjau fasilitas toilet untuk jemaah haji reguler Indonesia di Arafah, Selasa (30/9/2014). 

SERAMBIUMMAH.COM, MEKKAH - Kantor Urusan Haji Indonesia Daerah Kerja Mekkah kebakaran pada Kamis (2/10/2014) pukul 02.20 waktu setempat. Beruntung pukul 03.00 kebakaran berhasil diatasi sepenuhnya.

Belakangan diketahui, sumber api di gedung lima lantai tersebut adalah AC split di dapur kering lantai 1. AC tersebut ludes terbakar. Dapur tersebut tepat berada di sebelah kamar yang ditempati Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin.

Usai memadamkan api, ternyata petugas Saudi menyampaikan teguran pada Kepala Daker Makkah, Endang Jumali. Mereka menyayangkan karena sprinkle fire (alat penyemprot air otomatis) saat ada asap tidak berfungsi.

"Tadi petugas pemadam menegur saya, mengapa sprinkle fire-nya tidak berfungsi," kata Endang, Kamis (2/10/2014). Kejadian ini juga menjadi catatan penting dalam evaluasi teknis penyelenggaran haji tahun ini.

Pascakebakaran diketahui tidak ada ruangan yang hangus. Di lantai 1, air sempat menggenang di lantai, dengan abu yang bertebaran, sebagai dampak penyemprotan air ke sumber api. Adapun AC yang terbakar ludes tak tersisa.

Saat pemadaman dilakukan, api tidak terlihat dari luar gedung. Namun asap tebal dan pekat memenuhi lantai satu, dimana Menag Lukman Hakim Saifuddin selaku Amirul Hajj dan rombongan Amirul Hajj, seperti Din Syamsuddin, KH Malik Madani, dan Ali Gufron Mukti, menginap.

Sekitar pukul 02.30, petugas pemadam kebakaran Arab Saudi tiba di tempat, dan pukul 02.45, asap sudah mulai menipis. Pukul 03.04 pemadam sudah meninggalkan gedung.

Kamis ini para petugas mulai bekerja untuk mempersiapkan keberangkatan jamaah haji menuju Arafah untuk melakukan wukuf. Sedangkan sebagian kecil jamaah melaksanakan sunnah tarwiyah di Mina.

Deputi Pendidikan dan Agama Kemenko Kesra RI, Agus Sartono, mengapresiasi langkah cepat tanggap yang dilakukan petugas Daker maupun kesigapan pemadam Saudi Arabia.

Karena sebelum pemadam kebakaran datang, sudah ada upaya pemadaman yang dilakukan petugas dengan tabung pemadam api. "Jarak antara munculnya api dengan kedatangan pemadam kebakaran sangat singkat. Alhamdulillaah kebakaran bisa diatasi," katanya.

Berita Populer
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved