Breaking News:

Air Tersedia, Tapi Cuaca Sangat Panas

Ketua PPIH Achmad Jauhari membantah minimnya pasokan air ke di maktab-maktab jamaah saat di Arafah, kemarin.

ANTARANEWS/Fitri Supratiwi
Jamaah haji Indonesia diminta hati-hati di Makkah Petugas pengantar jemaah tersesat di Mina menggunakan sepeda motor. 

SERAMBIUMMAH.COM,MAKKAH - Ketua PPIH Achmad Jauhari membantah minimnya pasokan air ke di maktab-maktab jamaah saat di Arafah, kemarin. Pasokan air, kata dia sebetulnya cukup. Hanya saja suhu memang sangat tinggi, antara 43-45 derajat celcius. Karena itu selama di Arafah, petugas selalu mengingatkan jemaah agar tidak beraktivitas di luar tenda karena tingginya suhu.

Setiap jamaah sekali makan mendapat dua botol minum ukuran 330 ml. Di Arafah, jamaah mendapat empat kali makan. Disamping itu, saat menuju Muzdalifah untuk bermalam, jamaah juga dibekali snack berat dan dua botol air minum.

"Jadi kalau dibilang kekurangan pasokan minum nggak juga. Tahun lalu, jamaah juga mendapat dua botol air sekali makan. Kali ini suhunya memang panas sekali," kata Jauhari.

Dengan suhu ekstrem ini, praktis kebutuhan asupan cairan jamaah memang meningkat.

Muasassah-muasassah yang bertanggung jawab atas maktab-maktab di Arafah sebetulnya sudah mengantisipasi dengan menyediakan minum tambahan dari sumber yang layak minum, meski tidak dalam bentuk kemasan. Air-air itu ditaruh di dalam termos yang diletakkan di lorong-lorong tenda jamaah.

"Tapi ini ternyata belum cukup meng-cover kebutuhan jamaah," kata Jauhari.

Setelah wukuf di Arafah, jumlah jamaah haji yang meninggal dunia bertambah cukup banyak. Saat ini tercatat 96 jamaah haji Indonesia meninggal dunia.

Berdasarkan data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), Sabtu (4/10/2014) siang Waktu Arab Saudi (WAS), sebanyak  88 jamaah haji reguler meninggal dunia dan 8 jamaah haji khusus meninggal sampai dengan pasca wukuf.

Saat ini jamaah haji telah berada di Mina untuk mabit selama dua malam (nafar awal) atau tiga malam (nafar tsani). Para jamaah haji melontar jumroh aqabah, Sabtu (4/10/2014), dan melontar tiga kali jumroh selama dua hari atau tiga hari ke depan. Beberapa jamaah haji langsung ke Masjidil Haram untuk tawaf ifadoh, sai, dan tahallul.

Berita Populer
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved