Breaking News:

Perkuat Perbankan Syariah, OJK Bakal Gandeng Dubai

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah menjajaki komitmen pengembangan perbankan syariah dengan pihak regulator Dubai.

Editor: Edinayanti
dream.co.id
ilustrasi 

SERAMBIUMMAH.COM - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah menjajaki komitmen pengembangan perbankan syariah dengan pihak regulator Dubai. Rencananya kesepakatan kerjasama ini akan dikuatkan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pada bulan November mendatang.

Demikian disampaikan Kepala Departemen Perbankan Syariah Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Edi Setiadi saat ditemui di Jakarta, Selasa, 7 Oktober 2014.

"Prinsipnya sebenarnya, sepanjang mereka komitmen untuk mengembangkan perbankan syariah dan dibuktikan dengan pembelian saham 24,9% (pembelian saham Bank Panin oleh DIB) saat ini. Kita welcome dengan kehadiran mereka," ujarnya.

Menurut Edi, OJK tidak hanya berencana menggandeng Dubai Islamic Bank. Ada juga yang lainnya di pasar keuangan.

"Sehingga kita menjajaki MoU kerjasama antar regulator di sana dengan OJK. Mudah-mudahan pelaksanaannya akan dilakukan di November yang akan datang," tambahnya.

Menurut Edi, berdasarkan pantauan OJK, banyak perusahaan perbankan asal Dubai yang menaruh minat menanamkan sahamnya pada perbankan syariah di Indonesia.

"Sebenarnya banyak (yang minat berinvestasi), ketika Pak Muliaman berada di luar. Saya lihat sekarang ini, mereka sedang lihat komposisi kepemilikan asing di perbankan kita, karena tidak hanya ke konvensional, mereka masih wait and see," ungkapnya.

Saat ini, lanjut Edi, kedua belah pihak tengah menyiapkan pelaksanaan MoU tersebut. Diharapkan, kerjasama ini tidak sebatas untuk perbankan syariah melainkan industri keuangan syariah secara keseluruhan.

"Sekarang kita sedang berdiskusi siapa pemegang sahamnya dan sebagainya. Bukan pemegang saham Dubai, tapi ultimate-nya. Kalau mereka juga siap dan sudah tentukan siapa yang akan di fit and proper, itu bisa kita lakukan tahun ini," pungkasnya. (drc)

Berita Populer
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved