Breaking News:

Pemulangan Haji Terlambat karena Masalah Bagasi

Dalam surat yang ditandantangani Senior Mananger PT Garuda Indonesia M Luthfi itu, Garuda menjelaskan alasan penundaan penerbangan

Tribun Timur/Muhammad Abdiwan
Calon jemaah haji menaiki pesawat di Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Senin (1/9/2014). 

SERAMBIUMMAH.COM,MAKKAH - Dalam surat yang ditandantangani Senior Mananger PT Garuda Indonesia M Luthfi itu, Garuda menjelaskan alasan penundaan penerbangan, yakni karena adanya permasalahan di baggage handling area, dimana lokasi baggage handling di area west terminal baru dibuka oleh otoritas bandara, pada 9 Oktober 2014 sekitar 17.00 WAS.

"Sehubungan dengan tertundanya pembukaan lokasi baggage handling tersebut menyebabkan proses penanganan bagasi mengalami kendala besar karena harus melakukan x-ray ulang dan beberapa kali proses uploading (penurunan dari kontainer), loading dan built up di pallet, sehingga proses penangangan bagasi harus dilakukan di remote area dengan jumlah porter yang sangat tidak memadai dan memerlukan waktu yang sangat panjang," Lutfhi membeberkan.

Dampak dari proses penanganan bagasi yang panjang tersebut menyebabkan pesawat mengalami delay cukup panjang yang akhirnya berdampak pada cockpit crew mengalami exceeding working hours, di mana sesuai aturan, cockpit crew dimaksud tidak diperbolehkan menerbangkan pesawat. "Cockpit crew dimaksud diwajibkan istirahat minimal 12 jam," demikian surat itu. Disampaikan Luthfi, Garuda meminta maaf atas penundaan jadwal penerbangan tersebut.

Berita Populer
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved