Breaking News:

Penempatan Haji di Luar Markaziyah Jadi Catatan Khusus

amaah haji Indonesia telah tuntas berhaji. Jamaah haji gelombang satu mulai dipulangkan ke Tanah Air.

NTARA/SAPTONO
Petugas pondokan memeriksa kamar di Makkah 

SERAMBIUMMAH.COM,JEDDAH - Jamaah haji Indonesia telah tuntas berhaji. Jamaah haji gelombang satu mulai dipulangkan ke Tanah Air. Demikian pula‎ Amirul Hajj, Lukman Hakim Saifuddin akan segera kembali ke Tanah Air, Jumat (10/10/2014) dinihari nanti. ‎Lantas, bagaimana evaluasi penyelenggaraan haji tahun ini?

"Secara umum penyelenggaraan haji tahun ini berjalan dengan lancar, meskipun tentu kita tidak bisa menutup mata dan harus menjadi refleksi kejadian di Madinah yang majmuah wanprestasi dengan menempatkan sebagian jamaah kita di luar markaziyah‎," kata Menag Lukman Hakim Saifuddin dalam silaturahim dengan wartawan Media Center Haji di Jeddah, Kamis (9/10/2014).

Denda yang dibebankan kepada majmuah karena pelanggaran kontrak itu akan diberikan ke jamaah haji. Utamanya 17.000 jamaah haji yang ditempatkan jauh dari masjid Nabawi.

Dari jumlah jamaah gelombang 1 sebanyak 186 kloter (78.742 jamaah), sebanyak 145 kloter (61.518 jamaah) telah ditempatkan di wilayah markaziyah dengan fasilitas hotel berbintang. Namun sebanyak 41 kloter (17.224 jamaah) ditempatkan di luar markaziyah yang tidak sesuai dengan kontrak.

"Denda sebesar 300 riyal yang harus dibayar majmuah akan kita berikan langsung ke jamaah sebelum meninggalkan Tanah Suci. Itu sudah mulai dibagikan di maktab mereka di Makkah. Sehingga mereka sudah menerima kompensasi atas apa yang mereka dapatkan selama tinggal di Madinah," kata Lukman.

Berita Populer
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved