Penguasa Dubai Beli Kuda Termahal Sejagat

Penguasa Dubai Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum mencatatkan rekor baru untuk pembelian seekor kuda pacu.

Penguasa Dubai Beli Kuda Termahal Sejagat
dream.co.id
ilustrasi kuda pacu 

SERAMBIUMMAH.COM - Penguasa Dubai Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum mencatatkan rekor baru untuk pembelian seekor kuda pacu. Baru-baru ini, pengusa negara petro-dollar di Teluk itu membeli seekor kuda pacu seharga US$ 3 juta pada pekan ini.

Seperti dikutip dari Arabian Business, Sabtu, 11 Oktober 2014, selain mencatatkan harga tertinggi untuk tahun ini, Sheikh Mohammed juga membeli kuda paling mahal kedua dan ketiga di sesi kedua lelang bulan Oktober di Taterstalls Newmarket, Inggris.

Dia mengeluarkan kocek US$ 2.9 juta untuk Shamardal, seekor kuda yang dibiakkan oleh peternak kuda Irlandia Ballyhimikin Stud. Kuda ini masih saudara dengan para pemenang pacuan kuda seperti Halfway to Heaven (pemenang Irish 1000 Guineas), Theann dan Tickled Pink (pemenang Group 3).

"Kuda tersebut berasal dari peternak terkenal dan keturunan kuda pacuan hebat. Mereka sudah sering menghasilkan kuda-kuda pemenang," kata John Ferguson, penasihat pacuan kuda Sheikh Mohammed.

"Selalu ada kesempatan dia akan menang. Ya, pacuan kuda berarti banyak uang, tapi sulit menghasilkan keturunan yang begitu spesial seperti kuda ini. Dia layak menciptakan sebuah piala," tambahnya.

Dua kuda pacuan lain yang dibeli Sheikh Mohammed adalah Dubawi yang memenangkan Irish 2000 Guineas. Keduanya dibeli dengan harga lebih dari US$ 1,8 juta.

Sheikh Mohammed adalah pemilik salah satu perusahaan pacuan kuda terbesar di dunia, Godolphin, yang memiliki kandang di Australia, Irlandia, Inggris dan Dubai. Wakil Presiden Uni Emirat Arab ini juga telah meluncurkan pacuan kuda dengan hadiah termahal di dunia dalam Dubai World Cup, yaitu US$ 10 juta.

Ferguson mengatakan meskipun investasi Sheikh Mohammed di pacuan kuda mahal tapi bisa menghasilkan return yang tinggi. (drc)

Tags
orang kaya
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved