Breaking News:

Tofiq Langsung Peluk Sang Anak

Jemaah haji asal Kota Tegal, Muhammad Tofiq Setiawan, warga Muarareja, Kecamatan Tegal Barat menangis saat menginjakkan kakinya di Kota Tegal

Tribun Medan/Riski Cahyadi
Calon jamaah haji memasuki Asrama Haji, Medan, Minggu (31/8/2014). 

SERAMBIUMMAH.COM, JAKARTA - Jemaah haji asal Kota Tegal, Muhammad Tofiq Setiawan, warga Muarareja, Kecamatan Tegal Barat menangis saat menginjakkan kakinya di Balai Kota Tegal. Dia pun langsung memeluk anaknya, Muhammad Safik yang berumur 3 tahun.

Tofik dan ratusan jamaah haji lainnya, tiba di Balai Kota Tegal, Sabtu (11/10/2014) pukul 12.40. Mereka diantar menggunakan bus dari Bandara Adi Sumarmo, Boyolali, Sabtu (11/10/2014) dini hari.

Suasana Balai Kota Tegal pun penuh dengan tangisan haru. Air mata dari para jamaah membasahi pipi mereka. Selain itu, para keluarga yang menjemput mereka pun juga menangis. "Rasanya bahagia, ini tadi sampai menangis," ujarnya.

Tofik bercerita, tangisan juga terjadi di Makah. "Berat rasanya ninggalin Makah. Banyak juga (jamaah haji) yang menangis saat mau pulang. Rasanya, betah di Makah," ujarnya.

Kepulangan jamaah haji asal Tegal sempat tertunda. "Saat kami tiba di bandara, masih ada kloter 2 SOC (kloter 2 Solo) yang belum berangkat. Kami, kloter 3 SOC, jadi menunggu dulu 9 jam berikutnya," jelas Mantan Wakil Wali Kota Tegal, Habib Ali Zaenal Abidin.

Habib menerangkan, sewaktu penundaan jadwal keberangkatan ke Indonesia, terdapat fasilitas pelayanan yang mumpuni. "Kami disediakan hotel," ujarnya.

Berita Populer
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved