Breaking News:

Berjuang Keras Dapat Pemondokan Dekat Nabawi

mereka tetap mengupayakan mendapat pemondokan tak jauh dari Masjid Nabawi selama melaksanakan sunah Arbain.

Berjuang Keras Dapat Pemondokan Dekat Nabawi
net
Masjid Nabawi

SERAMBIUMMAH.COM,MAKKAH - Kepala Daerah Kerja Madinah Nasrullah Jasam di Madinah mengakui, meski majmuah belum bisa memastikan 65 kloter jemaah haji tinggal di markaziah, mereka tetap mengupayakan mendapat pemondokan tak jauh dari Masjid Nabawi selama melaksanakan sunah Arbain.

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji sampai mengambil opsi lain dengan mengalihkan kapasitas jemaah dari majmuah yang tak mampu menyediakan pemondokan di dalam markaziah kepada majmuah yang sanggup. Ini dilakukan terutama jika majmuah bersangkutan tidak segera memberikan bayan tafwiz.

Bayan Tafwiz adalah penjelasan penempatan jemaah. "Jadi mereka membawa dokumen yang berisi misalnya kloter sekian embarkasi A ditempatkan di hotel apa, dari tanggal sekian sampai sekian, kalau tanggalnya pas 8-9 hari, oke kita tanda tangan," kata Nasrullah.

Sebelum wukuf, sudah ada bayan tafwiz dari majmuah yang masuk. Per hari ini jumlahnya sudah ada 120 bayan tafwiz dari 185 kloter yang di sistem sudah aman. "Tapi masih ada 65 kloter lagi yang belum oke. Kalau ditanya apakah semua akan di markaziyah, komitmennya begitu," imbuhnya.

Nasrullah mengakui sulit memegang omongan orang Arab. Saat ini yang penting bagaimana para majmuah berkomitmen terhadap kontrak yang sudah disepakati yakni memastikan akomodasi jemaah haji Indonesia di dalam markaziah.

"Alhamdulilllah sekarang sudah banyak yang menyerahkan, yang 120 kloter sudah hijau semua di sistem. Artinya sudah oke. Sementara yang lain masih kuning karena bayan tafwiznya belum diserahkan," terangnya. Ia tetap optimistis 65 kloter tetap bisa tinggal di markaziyah.

Berita Populer
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved