Breaking News:

20 Jemaah Haji Pulang Naik Kapal Laut

Sebanyak 20 jemaah haji asal Kabupaten Fakfak Papua Barat pulang lewat jalur laut.

Tribun Kaltim/Kholish Chered
Suasana saat jemaah haji Indonesia melakukan mabit di Muzdalifah, khususnya di maktab 36, 10 Dzulhijjah 1435 Hijriyah. Mabit di Muzdalifah merupakan rangkaian wajib haji. 

SERAMBIUMMAH.COM, MAKASSAR - Sebanyak 20 jemaah haji asal Kabupaten Fakfak Papua Barat pulang lewat jalur laut.

Para jemaah yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 4 ini memilih menggunakan kapal laut untuk pulang ke daerah asalnya dikarenakan jalur menuju kesana hanya bisa dijangkau melalui pesawat kecil dari ibu kota provinsi.

Sedangkan jika melalui jalur laut, para jemaah yang berasal dari provinsi pemekaran ini bisa langsung berlabuh di Kota Fakfak.

Salah satu jemaah asal Papua Barat, Anwar saat ditemui di Pondok Madina, tempat jemaah menginap, Rabu (15/10/2014) menuturkan alasan ke-20 orang menggunakan kapal laut tersebut dikarenakan banyaknya barang bawaan.

Ia menjelaskan, jika menggunakan jalur udara maka barang bawaan tidak bisa dibawa langsung sampai ke daerahnya masing-masing dikarenakan di Manokwari harus transit menggunakan pesawat kecil.

Kapasitas pesawat kecil tersebut tidak memungkinkan para jemaah untuk membawa barang yang banyak karena tidak difasilitasi dengan kargo. pesawat jenis ini memang hanya khusus untuk penumpang saja.

Dalam kloter 4, jemaah asal Fakfak sebanyak 79 orang. Dan 59 orang lainnya terbagi yakni ada yang masih tinggal karena memang merupakan orang Sulsel yang berdomisili di Fakfak, dan ada juga yang memilih jalur udara walaupun tidak bersamaan tiba dengan barang bawaannya.

Berita Populer
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved