Breaking News:

Malaysia Jadi Negara Paling Ramah Terhadap Wisatawan Muslim

Terkait alasan Malaysia berada di posisi teratas, Bahardeen mengatakan bahwa Pusat Wisata Islam di negara tersebut terus mengedukasi industri wisata

Editor: Halmien
Malaysia Jadi Negara Paling Ramah Terhadap Wisatawan Muslim

SERAMBI UMMAH.COM – Memiliki penduduk muslim terbesar di dunia tidak serta merta menjadikan Indonesia menjadi tujuan wisata paling ramah bagi para wisatawan muslim. Justru negeri jiran, Malaysia yang dinobatkan menjadi negara paling ramah terhadap wisatawan muslim dunia.

Setidaknya inilah hasil survei Crescentrating, spesialis wisata muslim yang berbasis di Singapura. Tahun ini, Malaysia menempati posisi teratas tujuan liburan ramah muslim versi Crescentrating. Uni Emirat Arab, Turki, Indonesia, dan Arab Saudi berturut-turut menyusul.

Survei tersebut menilai negara berdasarkan perhatiannya terhadap kebutuhan turis muslim. Contohnya kehadiran dan aksesibilitas restoran halal yang menyajikan daging yang disembelih sesuai standar Islam, serta ketersediaan musholla di bandara, pusat perbelanjaan, dan hotel.

"Kini semakin banyak tujuan wisata tertarik masuk ke segmen ini dan menyesuaikan layanan mereka agar bisa memperhitungkan kebutuhan wisatawan muslim," ujar Chief Executive Crescentrating, Fazal Bahardeen.

Terkait alasan Malaysia berada di posisi teratas, Bahardeen mengatakan bahwa Pusat Wisata Islam di negara tersebut terus mengedukasi industri wisata untuk melayani para pelancong muslim.

"Kini semakin banyak dapur hotel bersertifikat halal dan hotel yang melayani kebutuhan turis muslim," kata Bahardeen yang dikutip dari detikfood, Selasa (7/10/2014).

Bahkan, salah satu hotel membedakan waktu penggunaan gym dan kolam renang bagi pria dan wanita, untuk menjaga privasi.

Bahardeen mengatakan, pasar pariwisata muslim ditaksir bernilai US$140 miliar tahun lalu atau 13% dari total global. Diperkirakan angka tersebut naik menjadi US$200 miliar pada tahun 2020.

Jepang berada di posisi ke-40 dari 60 negara. Namun, negara ini berhasil membuat perubahan terbesar dibanding negara lain dengan naik 10 peringkat dibanding tahun lalu.

"Jepang adalah tujuan yang paling aktif selama tahun lalu untuk berfokus pada segmen pelancong ini. Negara tersebut sudah meluncurkan sejumlah inisiatif, mulai dari menciptakan program kesadaran halal bagi industri lokal sampai mengeluarkan panduan wisata muslim ke Jepang," kata Bahardeen. Beberapa bandara dan hotel di Jepang juga sudah menyediakan makanan halal dan mushalla.

Sementara itu, empat negara terbawah dalam peringkat tersebut adalah Italia, Belgia, Irlandia, dan Meksiko. Keempatnya dinilai tak begitu fokus akan peluang pasar muslim. (arc)

Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved