Breaking News:

Awalnya Haji Ditempakan di Tempat Mahal

Pada saat awal kedatangan jamaah haji di Makkah, PIHK menempatkan jamaah haji di tempat yang mahal

Tribun Kaltim
Pemondokan jamaah haji di Makkah 

SERAMBIUMMAH.COM,MAKKAH - Pada saat awal kedatangan jamaah haji di Makkah, PIHK menempatkan jamaah haji di tempat yang mahal dan dekat Masjidil Haram.  Setelah itu jamaah haji baru dibawa ke Madinah untuk Arba’in.

Kemudian dari Madinah jamaah haji dibawa ke tempat penginapan yang jauh dari Masjidil Haram dan dekat Mina karena biaya penginapan lebih murah. Selama di Arafah dan Mina, jamaah haji di maktab 68 dijadikan satu dengan jamaah haji non quota.

Di tenda ini bisa untuk ratusan orang.  Di samping itu, di PIHK seharusnya ada pelayanan dokter. Namun seringkali tidak ada dokter. Atau kalaupun ada, dokter yang menjadi jamaah haji dijadikan dokter PIHK.

Untuk tiket pesawatnya pun PIHK yang memberikan layanan di bawah standar mencari penerbangan yang murah, bukan menggunakan pesawat Saudi Airlines dan Garuda, melainkan menggunakan pesawat asing lainnya dan ganti-ganti peswat, kata Agus.

‘’Paket tik tok tersebut cara PIHK mengakali untuk mendapatkan  biaya yang murah tapi jamaah haji dirugikan,’’kata Komisioner KPHI (Komisi Pengawas Haji Indonesia) Agus Priyanto.

Karena itu dengan adanya Undang-Undang Badan Pengelolaan Haji  Agus mengusulkan perlu adanya  standar pelayanan maupun biaya untuk PIHK yang ditentukan oleh pemerintah berdasarkan ukuran kelas. Di samping itu ada tim yang mengawasi  dan bagi PIHK yang di melanggar ada sanksinya bisa jelas.(rol)

Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved