Strategi Bertahan dalam Berbisnis

hal itu tidak akan terjadi apabila Anda mengetahui strategi khusus. Yakni strategi yang digunakan agar dapat bertahan dalam berbisnis

Editor: Halmien
Strategi Bertahan dalam Berbisnis

SERAMBI UMMAH.COM - DALAM dunia berbisnis cukup mudah bagi kita untuk memulainya. Hanya saja dalam mempertahankannya itulah yang cukup culit. Tapi, hal itu tidak akan terjadi apabila Anda mengetahui strategi khusus. Yakni strategi yang digunakan agar dapat bertahan dalam berbisnis.

Berikut adalah 8 cara strategi bertahan dalam dunia bisnis dan usaha

1. Tentukan Brand dan Positioning Produk

Brand dan positioning tersebut haruslah yang sesuai dengan target market dan dapat mewakili karakteristik dari barang yang diproduksi. Brand aksesori untuk remaja misalnya, tentunya harus dapat mewakili jiwa dan cita rasa remaja.

2. Tentukan Lokasi Penjualan

Lokasi penjualan ditentukan oleh lokasi calon pembeli. Calon pembeli harus mudah mencapai lokasi penjualan sehingga strategi pemasaran dapat berjalan dengan baik.

3. Dekati Calon Pembeli dengan Perkenalan Brand dan Positioning Produk

Bisa dengan mengikuti event semacam bazaar, membuat website, menyebarkan flyers atau brosur, hingga membuat iklan dan memuatnya di media cetak maupun elektronik.

4. Buat Penawaran Menarik

Di bulan-bulan pertama sebaiknya dibuat beberapa penawaran yang dapat menarik minat calon pembali untuk mencoba menggunakan produk. Ubah penawaran pada waktu-waktu tertentu hingga posisi brand dan positioning kuat di benak calon pembeli. Saat brand dan positioning produk sudah mulai dikenal, bukan berarti keadaan sudah aman. Justru saat inilah kondisi mulai berbahaya karena pesaing pun sudah mulai mengenal Anda. Lalu apa yang harus Anda lakukan?

5. Network

Perluas jaringan dengan membuka hubungan. Misalnya dengan meminjamkan produk menjadi properti dalam majalah, mensponsori event yang sesuai dengan segmen konsumen, atau membuka lokasi penjualan baru. Dengan begitu, konsumen akan tambah mengenal produk Anda.

6. Mengembangkan Usaha

Jika di awal Anda merintis usaha, segmentasi target market Anda adalah remaja, Anda boleh saja merambah ke segmen wanita dewasa. Selama jenis usaha dan jenis produknya tidak jauh berbeda, Anda tinggal menyesuaikan strategi marketing yang sudah ada.

7. Kuatkan Hati, Kerja Keras dan Pantang Menyerah

Menjalankan usaha sendiri tentunya cukup melelahkan, menyita waktu dan pikiran. Sementara orang lain memperoleh penghasilan tetap setiap bulan, Anda harus memikirkan berbagai pengeluaran. Inilah seni dari menjalankan usaha sendiri. Kuatkan hati, kerja keras dan pantang menyerah.

8. Nama Brand Usaha

Last but no least, jangan pernah memilih nama brand yang sama persis dengan nama brand lain yang telah ada.  (ipc)

  • Berita Populer

    Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved