Breaking News:

KBIH Boleh Pungut Bayaran, Tapi Harus Wajar

KBIH jika ingin memungut bayaran dari jamaahnya, boleh-boleh saja. tapi harus sesuai kewajaran dan dibarengi niat melayani jamaah

KBIH Boleh Pungut Bayaran, Tapi Harus Wajar
net

SERAMBIUMMAH.COM,JAKARTA - Ketua Dewan Kehormatan DPP Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) Rinto Rahardjo mengatakan, KBIH jika ingin memungut bayaran dari jamaahnya, boleh-boleh saja. tapi harus sesuai kewajaran dan dibarengi niat melayani jamaah sebagai tamu Allah. “Misalnya memungut uang Rp 2 sampai Rp 5 juta untuk membeli seragam atau membayar pembimbing pribadi,” ujarnya.

Tapi, kalau sampai KBIH memungut uang sampai Rp 10 juta, itu sudah tidak wajar dan mesti ditindak. KBIH seperti itulah, yang menurutnya tidak punya izin dari Kemenag.

Ia juga melihat, peluang masuknya KBIH nakal dalam pelaksanaan penyelenggran haji sangat terbuka dan menungkinkan, sebab mereka telah melihbatkan diri dan mengiringi jamaah sejak pendaftaran haji reguler dibuka.

Dalam praktiknya, jamaah haji menitipkan uang pendaftaran keppada personel KBIH tertentu, dan dia meminta uang tambahan sebagai jasa membantu jamaah mendaftar haji reguler.

Tags
kbih nakal
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved