Breaking News:

BCA Syariah Turunkan Imbal Hasil Deposito

Berbeda dengan bank-bank besar, anak usaha Bank Central Asia (BCA), BCA Syariah menurunkan imbal hasil depositonya

BCA Syariah Turunkan Imbal Hasil Deposito
swa.co.id
BCA Syariah

SERAMBIUMMAH.COM, JAKARTA - Berbeda dengan bank-bank besar, anak usaha Bank Central Asia (BCA), BCA Syariah menurunkan imbal hasil depositonya. Kebijakan ini diambil mengikuti pergerakan tren pasar yang ramai-ramai memangkas imbal hasil deposito, khususnya bagi deposan kaya dengan simpanan di atas Rp 2 miliar.

Menurut John Kosasih, Wakil Presiden Direktur BCA Syariah, selama ini pihaknya tak terlalu ngotot mengejar pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK). "Sebab, jika dana begitu banyak namun tidak mampu tersalurkan dalam bentuk pembiayaan. Ini justru akan menjadi beban biaya dana (cost of fund) yang mahal," kata John kepada KONTAN, Kamis (22/10).

Selama ini, BCA Syariah memberikan imbal hasil deposito sebesar 7,5% kepada deposan. Setelah bank-bank besar mulai menurunkan bunga deposito, BCA Syariah langsung memangkas imbal hasil menjadi 7,3%. BCA Syariah berencana memangkas imbal hasil dalam beberapa tahap.

"Kami harapkan imbal hasil deposito kami bisa turun menjadi 7,2% atau bahkan 7,1% di akhir tahun ini," jelas John. Sama seperti bank syariah lain, ketergantungan BCA Syariah terhadap deposito sebagai sumber pendanaan sangat tinggi.

Berdasarkan data Bank Indonesia (BI) per Agustus 2014, jumlah deposito akad mudharabah di BCA Syariah mencapai Rp 1,58 triliun. Jumlah ini berkontribusi 90,28% dari total DPK yang mencapai Rp 1,75 triliun.

Kondisi yang serupa juga terjadi pada tahun lalu. Berdasarkan data BI, jumlah deposito akad mudharabah di BCA Syariah mencapai Rp 1,09 triliun, mencapai 87,20% dari total DPK yang mencapai Rp 1,25 triliun.

Aturan Otoritas Jasa Keuangan atas batas maksimal bunga deposito memicu bankir memutar otak. Agar likuiditas tetap longgar, bank mulai menyasar deposan bermodal mini. Bankir kini mulai getol menawarkan suku bunga deposito menarik dengan persyaratan setoran yang relatif mini.

Berita Populer
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved