Indonesia -Malaysia, Kita Bersaudara!

Saat baru menginjakkan kaki di Polandia, kebanyakan sister di Warsawa menganggap saya adalah pelajar dari Malaysia

Indonesia -Malaysia, Kita Bersaudara!
dream.co.id
Pencarian tokoh ini merupakan bagian dari program pemberian The Royal Award for Islamic Finance (The Royal Award) dari raja Malaysia. 

SERAMBI UMMAH.COM - INI  kali pertama saya memposting terkait hubungan Indonesia-Malaysia. Tapi mari saya uraikan dengan pengalaman saya yang serba sederhana.

Sudah banyak momen saya selalu disapa dengan panggilan Malaysia. Saat baru menginjakkan kaki di Polandia, kebanyakan sister di Warsawa menganggap saya adalah pelajar dari Malaysia. Dan di Haugesund setali tiga uang.

“How are your familiy in Malaysia?”

Pemikiran saya yang sempit tentang hubungan Indonesia-Malaysia hanya didasarkan pada pemberitaan media sampai di masa Allah SWT mempertemukan saya dengan sahabat dari negeri jiran Malaysia di masjid Warsawa sebelum saya mengandung Aisha.

Saya sebut saja namanya Sis Maryam. Muslimah ini adalah mahasiswa kedokteran di Universitas Warsawa sedangkan saya adalah mahasiswa kehidupan asal Indonesia di Universitas perjalanan yang berbasis di Jablonna.

Setiap bertemu dengan Sis Maryam, saya masih tak leluasa berinteraksi. Ada semacam persangkaan yang selama ini media beritakan mengenai hubungan tanah air dan negara jiran ini yang tertanam pelan-pelan dalam alam bawah sadar. Dan pemberitaan buruk yang dikemas dengan semangat yang berapi-api tanpa sadar menumpuk dalam pikiran.

Pekerja Indonesia yang disiksa, klaim-mengklaim budaya, belum lagi kisruh perbatasan. Ini hal sensitif yang selalu mengganjal ketika saya hendak beramah tama dengan sahabat dari negeri jiran.

Akhirnya karena tak terbendung lagi rasa yang berkecamuk, saya mengeluarkan juga unek-unek saya ke Sis Maryam. “Sis, macam mana pekerja Indonesia banyak kena siksa di negaramu?”

Di luar persangkaan saya dia merespon dengan dewasa. “Sis Ainna, what answer should i give to you. It’s totaly politic.”

Saya masih tak paham sampai dia menjelaskan dengan analogi yang masuk akal .

Halaman
12
Editor: Halmien
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved