Breaking News:

World Muslimah Award Digelar, 100 Anak Yatim DIY Jadi Juri

Ajang tahunan World Muslimah Award (WMA) siap digelar kembali tahun ini. Memasuki tahun keempat, Founder sekaligus CEO Muslimah Foundation

Editor: Edinayanti
dream.co.id
finalis world muslimah 

SERAMBIUMMAH.COM - Ajang tahunan World Muslimah Award (WMA) siap digelar kembali tahun ini. Memasuki tahun keempat, Founder sekaligus CEO Muslimah Foundation, Eka Shanty menegaskan, event istimewa ini memiliki sesuatu yang berbeda dari tahun sebelumnya.

"World muslimah tidak hanya bicara soal fesyen. Tetapi keseluruhan dunia dan akhirat. Akan ada yang berbeda di tahun ini. Dalam hal penilaian mungkin kurang lebih sama, tetapi baru tahun ini akan ada scan finger ," kata Eka.

Eka menambahkan, penilaian menggunakan scan finger itu akan mendeteksi dan menganalisa sidik jari para finalis. Tujuannya, untuk mengetahui potensi skill dan talent sekaligus ketahanan mental dan attitude para finalis.

Candi Prambanan, Yogyakarta akan menjadi saksi terpilihnya juara World muslimah 2014. Perhelatan yang melibatkan puluhan negara ini merupakan wadah yang akan menampilkan wajah wanita muslimah dunia.

"Kami berusaha maksimal mungkin untuk ajang besar ini. Wanita itu memiliki kekuatan yang subhanallah hebatnya. Kami ingin menunjukan wanita muslimah yang berbakat dan berprestasi insya Allah dunia akhirat. Kami melibatkan 100 anak yatim Yogya sebagai jurinya," ujar ibu dari dua orang anak ini.

Rangkaian acara World Muslimah Award akan dimulai pada hari ini. Para finalis ada yang tiba sejak Minggu. Kemudian mereka akan mulai menjalani rangkaian kegiatan di salah satu hotel di kawasan Bogor. "Semua kegiatan yang mengasah potensi mereka baik dunia dan akhirat seperti mengaji dan lainnya," kata Eka.

Eka berharap rangkaian acara ini bisa terlaksanan dengan baik tanpa ada halangan apapun. "Bismillah, terima kasih semua yang telah mendukung kami. Persiapan sudah sekitar 85 persen, semoga acaranya lancar hingga grand final nanti di 22 November 2014," kata Eka. (drc)

Berita Populer
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved