Breaking News:

Lawan Westernisasi Gaya Muslimah Indonesia

aya pikir Indonesia telah menjadi terlalu kebarat-baratan

Editor: Didik Trio
dream.co.id
Ilustrasi 

SERAMBIUMMAH.COM, JAKARTA - Memerangi pengaruh budaya barat yang negatif di masyarakat Indonesia, sejumlah kelompok Islam kini tengah aktif mempromosikan produk-produk Islami untuk menjaga nilai-nilai Islam di Indonesia.

“Saya pikir Indonesia telah menjadi terlalu kebarat-baratan,” Risti Rahmadi, anggota dari Hijabers Community, mengatakan AFP.

“Kaum muda Indonesia menghabiskan sebagian besar waktu mereka nongkrong di mal, dan mereka lupa untuk shalat.”

Risti Rahmadi, 37 tahun, percaya bahwa satu-satunya cara untuk memikat segmen baru untuk pasar Muslim yang berkembang adalah dengan memerangi konsumerisme ala Barat. Menjadi anggota dari Hijaber, jaringan bisnis wanita Islam, Rahmadi telah melihat peningkatan permintaan untuk produk-produk Islami termasuk berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh kelompok-kelompok Islam.

Memakai jilbab sering dikaitkan dengan pola hidup yang ketinggalan zaman. Itu semua berubah saat ini. Saat ini jilbab berubah menjadi sebuah trend fashion. Pengguna internet dapat menemukan ribuan perempuan Indonesia yang menawarkan tutorial tentang cara  memakai jilbab. Kesederhanaan dan agama adalah pilar di belakang industri busana Muslim yang berkembang pesat di Indonesia.

Menurut Bank Dunia, pendapatan per kapita per tahun (GDP) telah meningkat dari 890 dollar di tahun 2003 menjadi sekitar 3.000 dollar pada tahun 2011.

Indonesia adalah negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia dengan Muslim yang membentuk sekitar 85 persen dari 237 juta penduduk.(musday)

Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved